JAKARTA, Berifakta.com – Perumda Pasar Jaya memperkuat kerja sama dengan berbagai daerah sentra produksi pangan untuk menjaga pasokan di tengah tingginya kebutuhan masyarakat Jakarta.
Langkah ini dilakukan dengan menjalin kolaborasi langsung dengan daerah penghasil pangan serta memperluas jaringan distribusi.
“Pasar Jaya turut memperkuat ketersediaan pasokan melalui kerja sama antar daerah secara langsung dengan sentra-sentra produksi pangan di berbagai wilayah,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan.
Kerja sama tersebut dilakukan melalui berbagai skema, termasuk forum Mitra Praja Utama (MPU) dan kerja sama bisnis antarpelaku usaha atau business to business (B2B).
Sejumlah daerah yang telah menjadi mitra antara lain Cianjur, Karawang, Blitar, Kediri, Sragen, serta wilayah penghasil pangan lainnya.
Menurut Agus, langkah ini bertujuan menjaga rantai pasok tetap kuat sekaligus memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan di Jakarta.
“Langkah ini untuk memperkuat rantai pasok, menjaga ketersediaan stok, serta memastikan stabilitas harga pangan di Jakarta tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jakarta dengan jumlah penduduk besar sangat bergantung pada pasokan dari daerah lain, sehingga kesinambungan kerja sama menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan.
Komoditas utama yang dipasok meliputi beras, sayuran, telur ayam, gula, serta berbagai hasil pertanian lainnya.
Selain memperkuat pasokan, stabilitas harga juga dijaga melalui sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Dalam hal ini, BUMD pangan berperan sebagai instrumen strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Pemantauan harga dilakukan secara rutin oleh petugas di berbagai pasar.
“Perumda Pasar Jaya secara rutin melakukan pemantauan harga melalui petugas enumerator,” kata Agus.
Data harga dikumpulkan setiap hari dan dipublikasikan melalui portal Informasi Pangan Jakarta sebagai bentuk transparansi.
Evaluasi terhadap pergerakan harga dan pasokan juga dilakukan secara berkala, minimal satu kali dalam sepekan, untuk mengantisipasi potensi gejolak.
Selain itu, Pasar Jaya menjalankan program stabilisasi seperti pasar murah dan bazar pangan.
“Program ini untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Pasar Jaya berharap kebutuhan pangan masyarakat Jakarta tetap terpenuhi dengan harga yang stabil sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

