Purwakarta, berifakta.com — Upaya membangun generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan terus diperkuat melalui penyelenggaraan kegiatan “Penguatan Karakter Kepemimpinan melalui Moderasi Beragama dan Sinergi Sekolah–Keluarga” yang dilaksanakan pada 22–23 Juni 2026 di SDN 1 Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter peserta didik secara utuh.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi dan kegiatan interaktif. Fokus utama kegiatan menitikberatkan pada pengembangan kepemimpinan peserta didik, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, serta pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga sebagai fondasi utama pendidikan karakter.
Pendekatan kolaboratif ini sejalan dengan berbagai hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak akan lebih efektif apabila terdapat kesinambungan pembinaan antara lingkungan sekolah dan keluarga.
Baca Juga : UPI Purwakarta Latih Guru SD dalam Konseling Moral
Kegiatan dibuka dengan penyampaian materi mengenai kepemimpinan berkarakter. Materi ini menekankan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga harus menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, empati, serta kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk peserta didik yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selanjutnya, peserta memperoleh penguatan mengenai moderasi beragama sebagai strategi membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman. Materi ini menegaskan pentingnya menanamkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, cinta tanah air, menolak segala bentuk kekerasan, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan.
Melalui internalisasi nilai-nilai tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter religius sekaligus inklusif dalam kehidupan bermasyarakat. Konsep ini juga didukung oleh berbagai penelitian yang menempatkan moderasi beragama sebagai bagian penting dari pendidikan karakter di sekolah.
Tidak kalah penting, kegiatan ini menghadirkan sesi Sinergi Sekolah dan Keluarga yang menekankan bahwa keberhasilan pendidikan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Orang tua memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dan utama dalam membentuk kebiasaan positif anak di rumah.
Oleh karena itu, komunikasi yang intensif, kesamaan pola pembinaan, serta komitmen bersama antara guru dan orang tua menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan karakter peserta didik. Berbagai kajian menunjukkan bahwa kolaborasi yang erat antara sekolah dan keluarga mampu meningkatkan konsistensi pembentukan karakter anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas melalui diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, refleksi nilai, serta penyusunan komitmen bersama antara sekolah dan orang tua. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan seluruh peserta secara aktif, sehingga nilai-nilai yang disampaikan dapat diarahkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen SDN 1 Ciseureuh dalam mendukung implementasi pendidikan karakter yang berkelanjutan. Sekolah tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga berupaya membentuk peserta didik yang memiliki kepemimpinan, akhlak mulia, sikap moderat, serta kemampuan hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan yang harmonis antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai moderasi beragama diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, toleran, bertanggung jawab, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

