By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Sulap Sampah Jadi Cuan dan Telur: Cerita Seru Warga Cikarawang dan IPB Bangun Ekonomi Sirkular di Kebun Merdesa
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Menyulap Coding Jadi Permainan Seru, UPI Purwakarta Kenalkan Inovasi Tangiblock
14 Agustus, 2026
Sulap Sampah Jadi Cuan dan Telur: Cerita Seru Warga Cikarawang dan IPB Bangun Ekonomi Sirkular di Kebun Merdesa
13 Agustus, 2026
Bukan Kerja Sendirian, IPB Ajak Warga dan Komunitas Bangun Pabrik Ekonomi Sirkular di Cikarawang
12 Agustus, 2026
Penguatan Karakter Kepemimpinan melalui Moderasi Beragama dan Sinergi Sekolah–Keluarga di SDN 1 Ciseureuh Purwakarta
25 Juli, 2026
Atmosheral 4.0: Mahasiswa HI UMM Padukan Teori Hubungan Internasional dan Eksplorasi Kreatif Budaya Global
19 Juli, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Regional > Jawa Barat > Sulap Sampah Jadi Cuan dan Telur: Cerita Seru Warga Cikarawang dan IPB Bangun Ekonomi Sirkular di Kebun Merdesa
Jawa BaratNews

Sulap Sampah Jadi Cuan dan Telur: Cerita Seru Warga Cikarawang dan IPB Bangun Ekonomi Sirkular di Kebun Merdesa

Redaksi
Redaksi 13 Agustus, 2026
Share
3 Min Read

Bogor, berifakta.com – Siapa sangka sisa-sisa makanan dari dapur rumah tangga bisa berubah menjadi sumber cuan dan protein yang bernilai gizi tinggi? Di Desa Cikarawang, Kabupaten Bogor, tepatnya di Kebun Merdesa, ‘keajaiban’ kecil ini mulai diwujudkan.

Lewat program “Dosen Pulang Kampung” yang diinisiasi oleh LP2AI IPB University, Senin (10/8/2026), warga diajak untuk melihat sampah organik bukan lagi sebagai masalah yang bikin pusing, melainkan harta karun yang belum diolah.

Baca Juga

Penguatan Karakter Kepemimpinan melalui Moderasi Beragama dan Sinergi Sekolah–Keluarga di SDN 1 Ciseureuh Purwakarta
Atmosheral 4.0: Mahasiswa HI UMM Padukan Teori Hubungan Internasional dan Eksplorasi Kreatif Budaya Global

Sebanyak 30 peserta, mulai dari ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT), kader Posyandu, hingga anak muda Karang Taruna dan mahasiswa—tampak antusias berkumpul di Kebun Merdesa. Mereka mendengarkan langsung ide cemerlang dari Prof. Dr. Sofyan Sjaf, M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA) IPB University. Idenya cukup sederhana namun berdampak besar: mengawinkan budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly) dengan peternakan ayam petelur.

Menariknya, program “Dosen Pulang Kampung” ini punya makna yang lebih dalam. Prof. Sofyan menjelaskan, pulang kampung tidak melulu dimaknai sebagai rutinitas kembali ke tanah kelahiran.

“Kampung secara sosiologis bukan hanya tempat seseorang dilahirkan, tetapi juga tempat beraktivitas dan membangun kehidupan sosial. Karena itu, Kebun Merdesa menjadi ruang yang sangat tepat untuk membangun proses pembelajaran dan pemberdayaan bareng masyarakat,” ujar Prof. Sofyan yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Riset kegiatan ini.

Baca Juga: IPB CHARTS Gelar Diskusi Publik Bahas Transformasi Pedesaan di Tiongkok

Lalu, bagaimana cara kerja ekonomi sirkular yang ditawarkan? Simpelnya begini: warga bisa memanfaatkan sampah organik atau sisa makanan dari dapur sebagai media ternak atau pakan maggot BSF. Nah, maggot-maggot yang gemuk dan kaya protein ini nantinya dipanen untuk dijadikan pakan utama bagi ayam petelur.

Pendekatan ini bikin limbah yang tadinya cuma dibuang sia-sia, kini punya siklus hidup baru yang produktif. Sampah hilang, ayam kenyang, dan warga bisa memanen telur untuk dikonsumsi sendiri atau dijual. Win-win solution!

“Ekonomi sirkular ini potensinya luar biasa. Selain bisa menaikkan ekonomi warga lokal, persoalan sampah di desa juga pelan-pelan teratasi. Material yang tadinya dianggap limbah, kini punya nilai ekonomi yang jelas,” jelas Prof. Sofyan.

Asyiknya lagi, Kebun Merdesa tidak disulap menjadi tempat eksklusif. Kawasan hijau ini sengaja disiapkan menjadi learning center atau ruang belajar terbuka untuk publik.

Prof. Sofyan menegaskan bahwa siapa saja boleh mampir ke sini. Mulai dari kelompok tani, pemuda desa, hingga mahasiswa yang ingin belajar praktik pemberdayaan masyarakat, semua disambut dengan tangan terbuka.

“Harapannya, tempat ini bisa berkembang jadi tempat masyarakat dan mahasiswa belajar bersama, bertukar ilmu, dan menelurkan inovasi-inovasi baru,” tambahnya.

Kolaborasi asik antara kampus, ibu-ibu warga desa, hingga anak muda ini membuktikan bahwa ilmu dari perguruan tinggi tidak seharusnya mengendap di ruang kuliah saja. Dengan aksi nyata di Kebun Merdesa, masyarakat Desa Cikarawang kini punya bekal baru: menyelamatkan lingkungan sekaligus menebalkan isi dompet lewat cara yang berkelanjutan. Keren, kan?

Redaksi 13 Agustus, 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Bukan Kerja Sendirian, IPB Ajak Warga dan Komunitas Bangun Pabrik Ekonomi Sirkular di Cikarawang
Next Article Menyulap Coding Jadi Permainan Seru, UPI Purwakarta Kenalkan Inovasi Tangiblock
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Menyulap Coding Jadi Permainan Seru, UPI Purwakarta Kenalkan Inovasi Tangiblock
News Purwakarta 14 Agustus, 2026
Sulap Sampah Jadi Cuan dan Telur: Cerita Seru Warga Cikarawang dan IPB Bangun Ekonomi Sirkular di Kebun Merdesa
Jawa Barat News 13 Agustus, 2026
Bukan Kerja Sendirian, IPB Ajak Warga dan Komunitas Bangun Pabrik Ekonomi Sirkular di Cikarawang
News 12 Agustus, 2026
Penguatan Karakter Kepemimpinan melalui Moderasi Beragama dan Sinergi Sekolah–Keluarga di SDN 1 Ciseureuh Purwakarta
Pendidikan 25 Juli, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

NewsPurwakarta

Menyulap Coding Jadi Permainan Seru, UPI Purwakarta Kenalkan Inovasi Tangiblock

14 Agustus, 2026
News

Bukan Kerja Sendirian, IPB Ajak Warga dan Komunitas Bangun Pabrik Ekonomi Sirkular di Cikarawang

12 Agustus, 2026
Pendidikan

Penguatan Karakter Kepemimpinan melalui Moderasi Beragama dan Sinergi Sekolah–Keluarga di SDN 1 Ciseureuh Purwakarta

25 Juli, 2026
Pendidikan

Atmosheral 4.0: Mahasiswa HI UMM Padukan Teori Hubungan Internasional dan Eksplorasi Kreatif Budaya Global

19 Juli, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?