PURWAKARTA – Menyambut kebijakan pemerintah yang akan mewajibkan mata pelajaran Bahasa Inggris di jenjang Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2027 mendatang, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Purwakarta mengambil langkah cepat. Melalui panggung pengabdian bertajuk “English Rocks 2026!”, kampus ini menggelar Webinar Pelatihan Teaching English for Young Learners (TEYL) guna menggembleng kesiapan para pendidik.
Ketua Pelaksana Webinar sekaligus pemateri, Nadia Tiara Antik Sari, M.Pd., menegaskan bahwa kesiapan guru adalah kunci utama agar transisi kurikulum baru ini dapat berjalan mulus.
“Lewat pelatihan TEYL ini, kami ingin membekali para guru SD dengan strategi pengajaran yang seru, interaktif, dan relevan dengan karakteristik anak usia dasar,” ujar Nadia.
Antusiasme peserta pun meluap. Sebanyak 70 pendidik dari berbagai daerah di Jawa Barat—mulai dari Purwakarta, Bandung, Subang, Bekasi, hingga Indramayu—turut ambil bagian secara daring. Agenda ini dibuka resmi oleh Ketua Prodi PGSD UPI Purwakarta, Dr. Neneng Sri Wulan, M.Pd., serta mendapat sokongan penuh dari Direktur UPI Kampus Purwakarta, Prof. Dr. Yayan Nurbayan, M.Ag.
Sajikan Game Edukasi hingga Critical Literacy
Pelatihan ini menghadirkan dua pilar materi yang berdaging. Pemateri pertama, Gilang Rajasa, M.Pd., selaku Koordinator Program Bilingual SDS Labschool UPI Purwakarta, membongkar rahasia pemanfaatan teknologi lewat berbagai game edukatif interaktif seperti Baamboozle, Blooket, hingga Wordwall agar kelas Bahasa Inggris tidak lagi menakutkan bagi anak.
Baca Juga : UPI Purwakarta Latih Guru SD dalam Konseling Moral
Sementara pada sesi kedua, Nadia Tiara Antik Sari, M.Pd., yang juga Dosen Bahasa Inggris PGSD UPI Kampus Purwakarta, membedah pentingnya Critical Literacy (literasi kritis) sejak dini. Ia memperagakan langsung penggunaan digital storybook interaktif dari platform Let’s Read yang ampuh melatih daya pikir kritis sekaligus kemampuan listening dan reading siswa.
Pengalaman berharga ini dirasakan langsung oleh Dewi Senia, salah seorang peserta yang hadir menyimak jalannya acara dari awal hingga akhir.
“Materinya sangat praktis dan langsung bisa disimulasikan di kelas. Kami diajarkan memanfaatkan platform digital dan cerita interaktif supaya anak-anak tidak merasa bosan belajar Bahasa Inggris,” ungkap Dewi.
Lewat terobosan English Rocks 2026! ini, PGSD UPI Kampus Purwakarta berharap para guru SD di Jawa Barat semakin percaya diri dan siap mencetak generasi muda yang makin fasih serta kritis berbahasa global.

