By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Singgung Gerakan Digital, Antropolog University of Auckland Jabarkan Aktivisme Fandom K-Pop ke Mahasiswa Prodi HI UMM
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Gandeng University of Auckland, Prodi HI UMM Soroti Transformasi Riset Kualitatif dan Etika AI
18 Mei, 2026
XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak
15 Mei, 2026
Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak
14 Mei, 2026
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
2 Mei, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Regional > Jawa Timur > Malang > Singgung Gerakan Digital, Antropolog University of Auckland Jabarkan Aktivisme Fandom K-Pop ke Mahasiswa Prodi HI UMM
Malang

Singgung Gerakan Digital, Antropolog University of Auckland Jabarkan Aktivisme Fandom K-Pop ke Mahasiswa Prodi HI UMM

Redaksi
Redaksi 14 Agustus, 2024
Share
2 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Fenomena K-Pop di Indonesia telah berkembang jauh melampaui sekadar kecintaan terhadap musik dan idola. Penggemar K-Pop di negara ini kini menggunakan platform mereka untuk terlibat dalam berbagai kampanye sosial dan politik, menunjukkan bagaimana budaya penggemar dapat menjadi kekuatan perubahan yang signifikan.

Demikian pengantar yang disampaikan oleh Dr. Sunhee Koo, seorang antropolog dari University of Auckland, dalam kelas Kajian Kawasan Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kelas ini merupakan hasil kerjasama Prodi HI UMM dengan University of Auckland’s Strategic Research Institute (SRI) for Korean Studies yang turut didukung oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea.

Dalam kelas yang bertajuk “K-Pop, Technology, Power, and Agency” ini, Dr. Sunhee Koo mengungkapkan bahwa kkun penggemar K-Pop di Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada konten hiburan. Mereka kini aktif menggunakan media sosial untuk terlibat dalam kampanye lokal dan global. Dari isu-isu politik seperti pemilihan umum hingga masalah sosial yang lebih luas, penggemar K-Pop memanfaatkan platform mereka untuk menyuarakan pendapat dan memobilisir massa.

“Fenomena ini menunjukkan bagaimana teknologi dan media sosial telah memberdayakan penggemar K-Pop untuk menjadi agen perubahan sosial. Mereka tidak hanya mengonsumsi budaya pop, melainkan juga aktif memproduksi makna dan dampak sosial melalui aktivisme digital mereka,” urai Dr. Koo.

Lebih lanjut, Dr. Koo membahas bagaimana fenomena ini telah mengubah dinamika antara industri hiburan, penggemar, dan masyarakat luas. “Agensi K-Pop dan idola kini harus lebih sadar akan dampak sosial dari tindakan mereka,” jelasnya. “Penggemar tidak lagi hanya konsumen pasif, mereka ialah mitra aktif dalam membentuk narasi dan dampak sosial dari K-Pop.”

Dr. Koo juga menekankan pentingnya studi lebih lanjut untuk mempertajam pisau analisis dalam melihat fenomena ini. “Aktivisme penggemar K-Pop di Indonesia menunjukkan bagaimana soft power budaya pop dapat memiliki dampak nyata pada isu-isu sosial dan politik. Ini membuka perspektif baru dalam memahami dinamika hubungan internasional di era digital,” pungkasnya. (*)

TAGGED: HI UMM
Redaksi 14 Agustus, 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Antropolog University of Auckland: K-Pop Bukan Sekadar Budaya
Next Article Lazismu Kabupaten Cirebon Beri Kado Kemerdekaan Anak Bangsa di HUT ke-79 RI
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Gandeng University of Auckland, Prodi HI UMM Soroti Transformasi Riset Kualitatif dan Etika AI
Pendidikan 18 Mei, 2026
XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak
News 15 Mei, 2026
Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak
Pendidikan 14 Mei, 2026
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
Pendidikan 5 Mei, 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

Gandeng University of Auckland, Prodi HI UMM Soroti Transformasi Riset Kualitatif dan Etika AI

18 Mei, 2026
Pendidikan

Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM

5 Mei, 2026
Pendidikan

Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya

2 Mei, 2026
Pendidikan

Di Balik Gemerlap Hallyu: Dosen University of Melbourne Ungkap Ketimpangan Sosial Lewat Bahasa di Kelas HI UMM

22 April, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?