By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: KRI TNI Kepung Kapal Perang Australia yang Masuk Perairan RI
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak
15 Mei, 2026
Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak
14 Mei, 2026
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
2 Mei, 2026
Fenomena Terputusnya Pendidikan Anak Muslim: Kuat di Awal, Melemah di Jenjang Lanjutan
30 April, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > KRI TNI Kepung Kapal Perang Australia yang Masuk Perairan RI
News

KRI TNI Kepung Kapal Perang Australia yang Masuk Perairan RI

Kapal Perang TNI Angkatan Laut KRI Lemadang-632 menghadang peristiwa penerobosan kapal perang RAN pada Rabu (31/8)

FaktaNEWS
FaktaNEWS 9 September, 2022
Share
2 Min Read
KRI Lemadang-632 sedang mengepung Kapal perang RAN

berifakta.com – KRI Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung mengepung sebuah kapal perang milik Angkatan Laut Militer Australia yang sengaja menerobos perairan teritorial Indonesia.

TNI tidak tinggal diam melihat kapal perang Royal Australian Navy (RAN) yang sengaja menerobos wilayah perairan Republik Indonesia (RI). Hal ini, untuk menjaga penegakan kedaulatan RI.

Baca Juga: Polri Bongkar Dugaan Pelanggaran Irjen Ferdy Sambo

Berdasarkan siaran resmi Kapal Perang TNI Angkatan Laut KRI Lemadang-632 menghadang peristiwa penerobosan kapal perang RAN pada Rabu (31/8) kemarin.

Kebetulan saat itu KRI Lemadang-632 menjadi unsur Operasi Garda Indosin-22 di Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Komando Armada (Guspurla Koarmada) I menjalankan tugasnya untuk patroli di wilayah perairan Selat Riau, Indonesia.

Baca Juga: Dampak Bagi Asia-Pasifik Jika Serangan China pada Taiwan Dimulai

Dengan kecanggihan KRI Lemadang-632 mampu mendeteksi keberadaan Kapal Perang RAN dan HMAS Maryborough-95 melalui komunikasi radio dan langsung mengepungnya karena telah melanggar aturan dari United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982.

“Kapal perang tersebut berlayar melanggar wilayah perairan teritorial Indonesia dan memerintahkan HMAS Maryborough-95 segera merubah untuk kembali ke jalur pelayaran internasional Selat Singapura,” tulis dari Penerangan Guspurla Koarmada I.

Baca Juga: Kapolsek dan Kompi Brimob Karossa Sigap Bantu Warga Hadapi Banjir

Hal ini membuat KRI Pulau Rangsang-727 langsung merapat untuk membantu KRI Lemadang-632 yang sedang menghadang Kapal Perang RAN dan HMAS Maryborough-95 itu.

Akhirnya dua kapal perang Angkatan Laut milik Australia itu langsung mengikuti perintah dari KRI Lemadang-632, dan kapal patroli kelas Armidale itu langsung bergerak menuju perairan International Selat Singapura.

Baca Juga: Pemeriksaan Anies Baswedan Diiringi Demo RW DKI AKSI di Gedung KPK RI

“Dengan pengawasan ketat KRI Lemadang-632 dan KRI Pulau Rangsang-727, hingga kapal perang tersebut keluar wilayah Indonesia dan kembali memasuki perairan Internasional Selat Singapura,” jelasnya.

Penulis: Hilal Aulia Pasya
Editor: Tim Redaksi

TAGGED: KRI TNI, Tentara Nasional Indonesia, TNI
FaktaNEWS 9 September, 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Ratu Elizabeth II Tutup Usia di Usianya yang ke 96 Tahun
Next Article Dua Personel Polda Metro Jaya Jalani Sidang Etik dalam Kasus Ferdy Sambo Hari ini
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak
News 15 Mei, 2026
Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak
Pendidikan 14 Mei, 2026
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
Pendidikan 5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
Pendidikan 2 Mei, 2026

Berita Lainnya

News

XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak

15 Mei, 2026
Pendidikan

Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak

14 Mei, 2026
Pendidikan

Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM

5 Mei, 2026
Pendidikan

Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya

2 Mei, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?