By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: KontraS Ajak Sejumlah Ahli Teliti Kandungan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Film ‘CLBK’ Usung Premis Unik, Cinta Lama Kembali usai Hilang Puluhan Tahun
26 Juni, 2026
RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Krusial, Target Selesai Dua Masa Sidang
26 Juni, 2026
UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar
21 Juni, 2026
Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
20 Juni, 2026
Dukung SDGs 4, Tim PKM PGSD UPI Purwakarta Latih Guru SDN 3 Selaawi Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif
18 Juni, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Regional > Jawa Timur > KontraS Ajak Sejumlah Ahli Teliti Kandungan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan
Jawa TimurNews

KontraS Ajak Sejumlah Ahli Teliti Kandungan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

FaktaNEWS
FaktaNEWS 13 Oktober, 2022
Share
2 Min Read
Kepolisian membeberkan alasan menembakkan gas air mata ke arah suporter usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10). (Antara Foto/Ari Bowo Sucipto)

Malang, berifakta.com – Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) tengah meneliti kandungan gas air mata dalam Tragedi Kanjuruhan. Dalam penelitian ini, KontraS mengajak beberapa ahli untuk menguji kandungan gas air mata ke laboratorium.

“Iya, menuju ke sana (melakukan uji lab), kita bekerjas ama dengan beberapa teman yang mempunyai keahlian itu (melakulan pemeriksaan kandungan gas air mata),” tegas Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan kepada wartawan, Kamis (13/10/2022).

Ia mengatakan, penemuan beberapa selongsong peluru menunjukkan gas air mata itu telah kedaluwarsa. Andy menambahkan, dari informasi yang diterimanya dari sejumlah ahli, gas air mata yang digunakan saat itu berbahaya.

“Itu kedaluwarsa, ada expired 2017. Beberapa ahli memberikan informasi kepada kami bahwa itu mematikan, sesuai dengan tanda yang melekat pada tanda itu, tapi kajian soal ini masih belum selesai, kita masih teliti dulu,” terangnya.

KontraS juga telah menemukan sejumlah peluru gas air mata dengan ciri-ciri yang berbeda dari keterangan dan warnanya. Satu proyektil peluru gas air mata yang ditemukan KontraS juga sudah diserarhkan ke Tim Gabungna Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang diketuai Mahfud Md.

“Sejumlah selongsong peluru kita temukan, sebagian ada data dan sebagian tidak (keterangan pada selongsong). Yang kita temukan itu ada warna hijau dan kuning. Beberapa waktu lalu juga sudah kita serahkan ke TGIPF satu, sisanya sekitar 5 atau 6 belum,” kata dia.

Tak hanya itu, KontraS juga meminta pendapat pada para ahli untuk mengetahui dampak dari gas air mata kepada kesehatan manusia. Sehingga, bisa diketahui ratusan orang meninggal dunia saat Tragedi Kanjuruhan itu karena dampak gas air mata yang ditembakkan polisi.

“Sejauh ini kami berkeyakinan berdasarkan informasi yang didapat di lapangan, kematian utama karena gas air mata. Sebagian di antaranya ada yang meninggal karena berdesak-desakan dan terhimpit,” tandasnya.

TAGGED: Gas air mata, KontraS, Tragedi Kanjuruhan
FaktaNEWS 13 Oktober, 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article MAKI Sebut Harga Sewa Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan Capai Setengah Miliar Rupiah!
Next Article Tanah longsor di Gang Barjo, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar). (Foto: Tangkapan layar) Tim SAR Kota Bogor Evakuasi 4 dari 8 Korban Tanah Longsor, 1 Orang Tewas
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Film ‘CLBK’ Usung Premis Unik, Cinta Lama Kembali usai Hilang Puluhan Tahun
Film Hiburan 26 Juni, 2026
RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Krusial, Target Selesai Dua Masa Sidang
News Pemerintah 26 Juni, 2026
UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar
News 21 Juni, 2026
Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
News 20 Juni, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

NewsPemerintah

RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Krusial, Target Selesai Dua Masa Sidang

26 Juni, 2026
News

UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar

21 Juni, 2026
News

Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan

20 Juni, 2026
News

Dukung SDGs 4, Tim PKM PGSD UPI Purwakarta Latih Guru SDN 3 Selaawi Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif

18 Juni, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?