PURWAKARTA – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Negeri 3 Selaawi, Kabupaten Purwakarta, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru dan tenaga kependidikan guna mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yakni Pendidikan Berkualitas.
Mengusung tema “Empowering Teachers for Quality Education“, program pelatihan ini difokuskan pada pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis website dan aplikasi secara pedagogis. Pelatihan ini diharapkan mampu membantu guru menyongsong implementasi program digital sekolah serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kontekstual, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Ketua Tim PKM PGSD UPI Purwakarta, Dr. Afridha Laily Alindra, S.Pd., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan adaptasi sekolah di era transformasi digital. Ia menjelaskan, program ini juga lahir dari diskusi dengan pihak sekolah yang baru saja menerima fasilitas smartboard dari pemerintah. Menurutnya, dibutuhkan pelatihan khusus agar bantuan teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan efektif dalam proses pembelajaran.
Kami memberikan pelatihan media digital interaktif kepada guru-guru untuk meningkatkan kompetensi digital mereka dalam menyongsong SDGs keempat, yaitu pendidikan yang berkualitas,” ujar Afridha.
Rangkaian kegiatan pelatihan ini terbagi menjadi dua sesi utama, yakni pemaparan materi dan workshop praktik. Pada sesi pertama, Fitri Nuraeni, M.Pd. menyampaikan materi bertajuk “Media Pembelajaran Digital Interaktif untuk Sekolah Dasar: Belajar Lebih Bermakna dengan Smartboard dan Website Interaktif”. Melalui pemaparan tersebut, peserta diberikan wawasan mengenai ragam inovasi pembelajaran guna meningkatkan keterlibatan siswa di dalam kelas.

Baca Juga: UPI Purwakarta Latih Guru SD dalam Konseling Moral
Selanjutnya pada sesi workshop, peserta didampingi langsung oleh tim mahasiswa PGSD UPI Kampus Purwakarta yang terdiri atas Leni Nurhafidah, Naura Namira, Santi Febriani, dan Shelsa Cantika Bahri. Dalam sesi praktik ini, guru-guru diperkenalkan dengan platform Genially. Mereka berlatih membuat presentasi interaktif, merancang kuis digital, hingga memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membuat bahan ajar yang lebih efektif dan kreatif.
Antusiasme terlihat dari tingginya keterlibatan peserta sepanjang sesi diskusi dan praktik. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mengembangkan produk media pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampu masing-masing. Salah seorang perwakilan guru menyampaikan rasa syukurnya atas program pendampingan ini, dan menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan berkah yang menunjukkan tingginya perhatian sivitas akademika UPI terhadap pengembangan dunia pendidikan.

Kepala Sekolah SDN 3 Selaawi, Sri Setiyasih, M.Pd., juga menilai pelatihan tersebut memberikan manfaat yang sangat nyata dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan sekolahnya.
“Alhamdulillah, ini tahun kedua sekolah kami mendapatkan kegiatan PKM. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah yang lebih luas, baik di tingkat gugus maupun komunitas belajar,” tutur Sri.
Melalui kontribusi dalam tri dharma perguruan tinggi ini, tim PKM PGSD UPI Kampus Purwakarta berharap penguatan literasi digital guru tidak sekadar berhenti pada pengenalan teknologi. Hasil karya bahan ajar interaktif yang telah dibuat selama lokakarya ditargetkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari, sehingga pembelajaran di sekolah dasar menjadi jauh lebih menarik, inovatif, dan bermakna bagi siswa.

