By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar
21 Juni, 2026
Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
20 Juni, 2026
Dukung SDGs 4, Tim PKM PGSD UPI Purwakarta Latih Guru SDN 3 Selaawi Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif
18 Juni, 2026
Kupas Krisis Demografi dan Ilusi Meritokrasi, Dosen HI UMM Bedah Akar Ketimpangan Sosial Korea Selatan
9 Juni, 2026
Dobrak Stigma ‘Hermit Kingdom’, HI UMM Hadirkan Akademisi Selandia Baru untuk Bedah Dinamika Korea Utara
9 Juni, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
News

Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan

Redaksi
Redaksi 20 Juni, 2026
Share
3 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Korea Selatan kini tengah mengalami transisi besar dari negara beretnis tunggal (dan-il minjok) menjadi masyarakat yang semakin majemuk dan terglobalisasi. Transformasi dan irisan antara Islam dengan masyarakat Korea ini dibedah secara mendalam oleh Prof. Gonda Yumitro, Ph.D., dalam kelas Kajian Kawasan Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kelas ini merupakan hasil kerjasama Prodi HI UMM dengan University of Auckland’s Strategic Research Institute (SRI) for Korean Studies yang turut didukung oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea. 

Menurut Prof. Gonda, kehadiran Islam di Korea bukanlah hal yang terjadi dalam semalam. Akar sejarahnya membentang dari jaringan perdagangan kuno Jalur Sutra, pengenalan Islam oleh tentara Turki saat bernaung di bawah pasukan PBB, hingga terbangunnya fondasi institusional seperti Masjid Sentral Seoul di Itaewon pada tahun 1976. 

Saat ini, wajah komunitas Muslim di Korea sangat beragam dan tidak bisa dipandang sebagai satu kelompok monolitik. Lanskap demografinya diisi oleh mualaf asli Korea, mahasiswa asal Malaysia, ekspatriat dari Timur Tengah, hingga pekerja migran asal Pakistan, Bangladesh, dan Indonesia. 

“Komunitas Indonesia merupakan salah satu kelompok nasional Muslim terbesar di Korea,” jelas pemaparan tersebut. Masyarakat Indonesia di sana memainkan peran yang dinamis, mulai dari mahasiswa penerima beasiswa, pekerja manufaktur di bawah Employment Permit System (EPS), akademisi, hingga pengusaha yang membuka restoran halal dan toko kebutuhan Islam. 

Meski demikian, proses integrasi kelompok Muslim di Korea tidak selalu berjalan mulus. Prof. Gonda menyoroti berbagai tantangan harian di tempat kerja, seperti terbatasnya akses sertifikasi makanan halal, minimnya fasilitas untuk ibadah shalat lima waktu, hingga benturan budaya dengan norma sosial Korea (seperti budaya minum-minum usai jam kerja). Isu Islamofobia juga sempat mencuat, terlihat dari adanya penolakan warga lokal terhadap pembangunan masjid di luar Itaewon, seperti kasus yang terjadi di Daegu. 

Di sisi lain, terdapat peluang ekonomi dan diplomasi yang sangat menjanjikan. Korea Selatan kini aktif mengincar pasar industri halal global melalui sertifikasi produk dan pariwisata ramah Muslim. Ketertarikan masyarakat Muslim dunia terhadap Korea juga didorong kuat oleh fenomena Hallyu (Gelombang Korea), di mana K-Pop, K-Drama, dan produk kosmetik Korea mendapatkan tempat istimewa di berbagai negara mayoritas Muslim. 

Sebagai penutup, Prof. Gonda menekankan pentingnya pertukaran pelajaran antara Indonesia dan Korea Selatan. Korea Selatan dipandang perlu belajar dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan tradisi toleransi lintas agama yang ada di Indonesia. Sebaliknya, Indonesia dapat mengadopsi keberhasilan Korea dalam membangun sistem kesejahteraan migran yang didanai negara, seperti Pusat Dukungan Keluarga Multikultural. (*)

Redaksi 20 Juni, 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Dukung SDGs 4, Tim PKM PGSD UPI Purwakarta Latih Guru SDN 3 Selaawi Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif
Next Article UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar
News 21 Juni, 2026
Dari Pekerja Migran hingga Penikmat K-Pop: Guru Besar HI UMM Bedah Realitas Kehidupan Muslim di Korea Selatan
News 20 Juni, 2026
Dukung SDGs 4, Tim PKM PGSD UPI Purwakarta Latih Guru SDN 3 Selaawi Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif
News 18 Juni, 2026
Kupas Krisis Demografi dan Ilusi Meritokrasi, Dosen HI UMM Bedah Akar Ketimpangan Sosial Korea Selatan
News 9 Juni, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

News

UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar

21 Juni, 2026
News

Dukung SDGs 4, Tim PKM PGSD UPI Purwakarta Latih Guru SDN 3 Selaawi Kembangkan Media Pembelajaran Interaktif

18 Juni, 2026
News

Kupas Krisis Demografi dan Ilusi Meritokrasi, Dosen HI UMM Bedah Akar Ketimpangan Sosial Korea Selatan

9 Juni, 2026
News

Dobrak Stigma ‘Hermit Kingdom’, HI UMM Hadirkan Akademisi Selandia Baru untuk Bedah Dinamika Korea Utara

9 Juni, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?