By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Serial Kuliah Eurasia HI UMM 2025: Akademisi India Soroti Pengelolaan Keberagaman sebagai Modal Bersama
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Dari Demam K-Pop Hingga Investasi IKN: HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia-Korea Selatan
13 April, 2026
Halalbihalal FEMA IPB University: Rektor Apresiasi Transformasi Mulus Menuju FISEMA dan Kolaborasi Keilmuan
8 April, 2026
Praktik Pemeriksaan Dana Desa: Maraknya Program Mangkrak di Tingkat Desa
6 April, 2026
Gebyar Ramadhan 2026 WPUI Purwakarta: Perkuat Solidaritas Lewat Cinta dan Kolaborasi
9 Maret, 2026
PD IPM Purwakarta Gelar Ramadan Movement 2026, Latih Pelajar Wirausaha Sejak Dini
8 Maret, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Pendidikan > Serial Kuliah Eurasia HI UMM 2025: Akademisi India Soroti Pengelolaan Keberagaman sebagai Modal Bersama
Pendidikan

Serial Kuliah Eurasia HI UMM 2025: Akademisi India Soroti Pengelolaan Keberagaman sebagai Modal Bersama

Redaksi
Redaksi 22 November, 2025
Share
2 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan Prof. Gautam Kumar Jha dari Jawaharlal Nehru University dalam kelas berjudul “Politics in Multiculturalism: Building Asian Community.” Kelas ini merupakan bagian dari kolaborasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Eurasia Foundation dalam rangkaian Eurasia Lecture Series.

Ia membuka paparan dengan menggambarkan Asia sebagai mozaik raksasa, yaitu kawasan yang memiliki sekitar 4,7 miliar penduduk terbentang dari Asia Utara yang didominasi wilayah Rusia; Asia Tengah seperti Kazakhstan dan Uzbekistan; Asia Selatan dan Asia Timur yang menaungi dua negara berpenduduk raksasa, India dan Tiongkok; hingga Asia Barat dengan sekitar 20 negara merdeka berpenduduk ratusan juta jiwa, serta Asia Tenggara yang terbagi antara daratan Indochina dan Kepulauan Melayu termasuk Indonesia dan Filipina.

Latar demografis dan geografis yang majemuk itu, ujar Prof. Gautam, menjadikan multikulturalisme sebagai kebutuhan strategis agar kelompok budaya, etnis, dan agama dapat hidup berdampingan secara harmonis. “Ketika dikelola dengan baik, keberagaman melahirkan pertukaran tradisi dan gagasan, memacu kreativitas dan inovasi, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” jelasnya. Di saat yang sama, multikulturalisme memperkuat kohesi sosial dan memperkaya ruang belajar bagi setiap individu, dari keluarga hingga institusi pendidikan dan pasar kerja.

Prof. Gautam menegaskan, membangun masyarakat multikultural yang ideal tidak lepas dari tantangan. “Politik populer yang mudah tersulut isu identitas, tarik-menarik antara hak minoritas dan mayoritas, serta batas-batas hak atas praktik budaya menuntut penataan yang cermat,” tambahnya. 

Ia menambahkan, negara-negara Asia dapat menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan, bukan sumber friksi, bila prinsip-prinsip multikulturalisme diterjemahkan ke kebijakan yang operasional: mulai dari kurikulum dan layanan publik multibahasa, jaminan anti-diskriminasi, hingga kanal partisipasi warga lintas kelompok. 

“Upaya ini bukan sekadar menjaga stabilitas dan persatuan sosial, melainkan juga menyusun landasan komunitas Asia yang saling menghargai, saling belajar, dan saling menguatkan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berubah,” pungkasnya mengakhiri sesi kelas. (*)

TAGGED: HI UMM
Redaksi 22 November, 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Prof. Chung Jon-Koon Tekankan Urgensi Komunitas Baru yang Menerima Perubahan dan Keberagaman
Next Article Irfan Sholahuddin Gozali: Pemuda yang Bergerak dengan Ilmu, Integritas, dan Pengabdian
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Dari Demam K-Pop Hingga Investasi IKN: HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia-Korea Selatan
Pendidikan 13 April, 2026
Halalbihalal FEMA IPB University: Rektor Apresiasi Transformasi Mulus Menuju FISEMA dan Kolaborasi Keilmuan
News 8 April, 2026
Praktik Pemeriksaan Dana Desa: Maraknya Program Mangkrak di Tingkat Desa
News 6 April, 2026
Gebyar Ramadhan 2026 WPUI Purwakarta: Perkuat Solidaritas Lewat Cinta dan Kolaborasi
News 9 Maret, 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

Dari Demam K-Pop Hingga Investasi IKN: HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia-Korea Selatan

13 April, 2026
Pendidikan

SD Hj Isriati Baiturrahman Raih Penghargaan Internasional di World School Summit Malaysia 2026

26 Januari, 2026
Malang

Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata

8 Januari, 2026
Malang

Humanitarian Conservation-Based Learning Perkuat Pendidikan Multikultural

8 Januari, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?