By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Profesor dari Meiji University Tokyo Beri Mahasiswa HI UMM Perspektif Baru dalam Memahami Komunitas Global di Era Digital
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
2 Mei, 2026
Fenomena Terputusnya Pendidikan Anak Muslim: Kuat di Awal, Melemah di Jenjang Lanjutan
30 April, 2026
Izza Amalia, Mahasiswa UMM yang Jadi Best Delegate di Konferensi Internasional Berkat Inisiasi Board Game Edukasi Lingkungan
30 April, 2026
IPB CHARTS Gelar Diskusi Publik Bahas Transformasi Pedesaan di Tiongkok
27 April, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Profesor dari Meiji University Tokyo Beri Mahasiswa HI UMM Perspektif Baru dalam Memahami Komunitas Global di Era Digital
News

Profesor dari Meiji University Tokyo Beri Mahasiswa HI UMM Perspektif Baru dalam Memahami Komunitas Global di Era Digital

Redaksi
Redaksi 4 November, 2024
Share
2 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Di tengah derasnya arus individualisme, pentingnya komunitas dalam kehidupan manusia kembali disorot. Menurut Prof. Chung Joon Kon, seorang senior researcher di Eurasia Foundation, komunitas bukan sekadar kumpulan individu, namun jaringan sosial yang membentuk dan mempengaruhi kehidupan kita.

Pengantar tersebut disampaikan dalam kelas Multikulturalisme di Asia yang bertajuk “Why a New Community Now? Its Necessity & Meaning”. Kelas ini merupakan hasil kolaborasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Eurasia Foundation dalam rangkaian Eurasia Lecture Series.

“Selama hidupnya, seseorang bisa terlibat dalam 30-40 komunitas yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak bisa terlepas dari komunitas,” ujar Prof. Chung, menekankan bahwa kehidupan manusia dibangun melalui berbagai hubungan sosial.

Meski kini masyarakat lebih menekankan pada individualitas, bentuk-bentuk komunitas tetap bertahan, meskipun interaksi di dalamnya sering kali terasa kurang nyaman. “Untuk berkembang, kita perlu memahami kondisi dunia saat ini, di mana semua orang terhubung tanpa batasan geografis atau ekonomi. Komunitas global kini menjadi nyata, dan pemahaman komunitas harus melibatkan relasi antara waktu, tempat, dan anggota,” jelasnya.

Prof. Chung juga menyoroti fenomena di era digital ini, di mana mayoritas orang menggunakan media sosial sebagai sumber utama informasi mereka. “Sayangnya, ini sering membuat orang terjebak dalam pandangan sempit, hanya melihat sesuatu dari satu sudut pandang,” ujarnya.

Padahal, untuk benar-benar memahami sebuah komunitas, seseorang membutuhkan berbagai perspektif. Ia menekankan bahwa nilai komunitas tidak bisa dinilai dari satu aspek saja; satu komunitas mungkin unggul dalam suatu bidang namun memiliki kekurangan dalam bidang lain.

Sebagai langkah adaptif di era modern, Prof. Chung menyarankan untuk lebih terbuka terhadap berbagai pandangan dan sumber informasi. Menurutnya, sikap terbuka ini memungkinkan kita mengambil keputusan yang lebih bijak dan strategis dalam menghadapi tantangan global yang terus berubah.

“Menerima perkembangan secara menyeluruh akan membantu kita menjadi lebih adaptif menghadapi perubahan,” tutup Prof. Chung, mengingatkan pentingnya keterbukaan perspektif dalam memahami nilai dan fungsi komunitas di masa kini. (*)

Redaksi 4 November, 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Dosen Prodi HI UMM Ungkap Tantangan Memperjuangkan Multikulturalisme di Korea Selatan
Next Article Pakar Budaya Jepang dari UPI: Nilai Moral dan Kompetensi Jepang Dapat Dijadikan Contoh Teladan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
Pendidikan 5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
Pendidikan 2 Mei, 2026
Fenomena Terputusnya Pendidikan Anak Muslim: Kuat di Awal, Melemah di Jenjang Lanjutan
Pendidikan 30 April, 2026
Izza Amalia, Mahasiswa UMM yang Jadi Best Delegate di Konferensi Internasional Berkat Inisiasi Board Game Edukasi Lingkungan
Pendidikan 30 April, 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM

5 Mei, 2026
Pendidikan

Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya

2 Mei, 2026
Pendidikan

Fenomena Terputusnya Pendidikan Anak Muslim: Kuat di Awal, Melemah di Jenjang Lanjutan

30 April, 2026
Pendidikan

Izza Amalia, Mahasiswa UMM yang Jadi Best Delegate di Konferensi Internasional Berkat Inisiasi Board Game Edukasi Lingkungan

30 April, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?