CIREBON, Berifakta.com — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Cirebon menyalurkan Program Beasiswa Mentari Kado Kemerdekaan Anak Bangsa (KKAB) senilai total Rp100 juta untuk sekitar 200 siswa di sekolah-sekolah persyarikatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon.
Penyerahan secara simbolis tersebut dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Lapangan Mini Soccer, Jalan Tuparev No. 70, Kompleks Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian apel pembukaan siswa baru sekaligus momentum memperingati semangat kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., bersama jajaran PDM Kabupaten Cirebon, Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Cirebon, Lazismu Jawa Barat, Lazismu Kabupaten Cirebon, serta para siswa dari sekolah-sekolah persyarikatan. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, persyarikatan, dan lembaga filantropi dalam mendukung keberlangsungan pendidikan.
Program Beasiswa Mentari Kado Kemerdekaan Anak Bangsa menyasar sekitar 200 siswa dengan latar belakang penerima yang beragam, meliputi anak yatim dan piatu, siswa dari keluarga dhuafa, siswa berprestasi, serta siswa penghafal Al-Qur’an (tahfiz Al-Qur’an). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan apresiasi dan dukungan kepada siswa yang memiliki prestasi serta komitmen dalam mengembangkan kemampuan dan pendidikan keagamaannya.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Barat, Chafid Seffriyadi, mengatakan Program Beasiswa Mentari KKAB merupakan wujud nyata kepedulian Lazismu terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak. Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui dukungan nyata agar setiap anak memiliki kesempatan untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Dalam pelaksanaannya di Kabupaten Cirebon, Lazismu Jawa Barat turut berkontribusi melalui dukungan sejumlah beasiswa.
“Kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan upacara, tetapi juga dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Melalui program ini, kami ingin semangat kemerdekaan hadir dalam bentuk nyata, yaitu membantu pendidikan anak-anak,” ujar Chafid.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Cirebon, Mohamad Ranudin, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Lazismu Kabupaten Cirebon untuk mendukung pendidikan siswa di lingkungan sekolah persyarikatan.
“Kami menyalurkan Program Beasiswa Mentari Kado Kemerdekaan Anak Bangsa dengan total nilai Rp100 juta untuk sekitar 200 siswa. Terima kasih kepada Lazismu Jawa Barat yang telah mendukung kebutuhan program ini. Para penerima berasal dari kalangan yatim-piatu, dhuafa, siswa berprestasi, dan siswa tahfiz Al-Qur’an. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, berprestasi, dan menggapai cita-cita,” kata Mohamad.
Menurut Ranudin, penyaluran beasiswa tersebut juga menjadi bagian dari semangat Lazismu untuk mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kolaborasi program antarlembaga Lazismu juga diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat bagi penerima.
alah satu penerima manfaat, Zacky Syahril Assyawal, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan melalui Program Beasiswa Mentari Kado Kemerdekaan Anak Bangsa. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikannya.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan beasiswa ini. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu kebutuhan sekolah saya. Semoga program seperti ini terus ada dan semakin banyak siswa yang bisa mendapatkan manfaat,” ujar Zacky.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Lazismu Kabupaten Cirebon Mohamad Ranudin kepada Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Cirebon. Selanjutnya, bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan siswa penerima manfaat. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Bupati Cirebon, Ketua PDM Kabupaten Cirebon Novan Hardiyanto, M.M., Ketua Lazismu, Ketua Majelis Dikdasmen, dan perwakilan siswa.
Program Beasiswa Mentari Kado Kemerdekaan Anak Bangsa (KKAB) diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata gerakan filantropi Muhammadiyah dalam mendukung akses pendidikan. Dengan melibatkan sekitar 200 siswa dari berbagai latar belakang, Lazismu Kabupaten Cirebon berharap manfaat program tidak berhenti pada bantuan finansial, tetapi turut menumbuhkan semangat belajar dan optimisme generasi muda dalam menyongsong masa depan.
Melalui momentum apel pembukaan siswa baru dan peringatan kemerdekaan, Lazismu Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara Lazismu, persyarikatan, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat. (*)

