By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Ketum PSSI Iwan Bule Ngacir Hindari Wartawan Usai Penuhi Panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan
3 Juli, 2026
Pemerintah Pangkas Harga LNG untuk Lindungi Lapangan Kerja
29 Juni, 2026
Jaga Stok dan Harga, Pasar Jaya Gandeng Sentra Pangan
29 Juni, 2026
Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan
28 Juni, 2026
Film ‘CLBK’ Usung Premis Unik, Cinta Lama Kembali usai Hilang Puluhan Tahun
26 Juni, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Ketum PSSI Iwan Bule Ngacir Hindari Wartawan Usai Penuhi Panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan
News

Ketum PSSI Iwan Bule Ngacir Hindari Wartawan Usai Penuhi Panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan

FaktaNEWS
FaktaNEWS 11 Oktober, 2022
Share
3 Min Read
Ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan jajarannya memenuhi panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan di gedung Kemenko Polhukam, Selasa (11/10/2022). (Foto: Tangkapan layar)
Ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan jajarannya memenuhi panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan di gedung Kemenko Polhukam, Selasa (11/10/2022). (Foto: Tangkapan layar)

Jakarta, berifakta.com – Jajaran PSSI telah menemui Tiim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022). Namun, Ketum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule berhasil keluar melalui pintu belakang gedung demi menghindari awak media.

Iwan Bule diketahui menjadi salah satu pihak yang dipanggil perihal Tragedi Kanjuruhan. Iwan Bule bersama jajarannya tiba di Kemenko Polhukam sekitar pukul 15.00 WIB. Lalu pertemuan itu selesai sekitar pkul 15.10 WIB.

Namun, Iwan Bule malah bungkam tak memberi sepatah katapun usai menjalani panggilan TGIPF Tragedi Kanjuruhan. Sekjen PSSI dan anggota Executive Comittee (Exco) PSSI Ahmad Riyadh malah bertindak sebagai juru bicara PSSI usai pertemuan tersebut.

Rupanya, Iwan Bule keluar melalui pintu belakang dan langsung menaiki mobil dinasnya. Ia tampak meninggalkan gedung Kemenko Polhukam saat Yunus Nusi dan Ahmad Riyadh memberi keterangan pers kepada wartawan setelah pertemuan PSSI-TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

Iwan Bule, sapaan Iriawan, diketahui keluar lewat pintu belakang untuk langsung menaiki mobil dinasnya. Ia nampak meninggalkan Kemenko Polhukam ketika Yunus Nusi dan Ahmad Riyadh memberikan keterangan seusai PSSI memberikan keterangan ke TGIPF.

Meski begitu, Yunus Nusi dan Ahmad Riyadh sama sekali tak menjelaskan alasan Iwan Bule keluar melalui pintu belakang. Mereka hanya menjelaskan pertemuan PSSI-TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

“Banyak masukan-masukan untuk kami, konfirmasi apa yang sudah dilakukan PSSI dari perencanaan pertandingan sampai terjadinya Tragedi Kanjuruhan,” kata Ahmad Riyadh.

“Lalu ada masukan banyak untuk ke depannya, nanti akan ada 5 rumusan untuk perbaikan ke depannya yang akan dikoordinasikan oleh tim kepolisian dan FIFA,” sambungnya.

Riyadh menambahkan, pembahasan PSSI-TGIPF Tragedi Kanjuruhan lebih banyak membahas teknis penyelenggaraan pertandingan dengan aman. Sehingga diharapkan, Tragedi Kanjuruhan menjadi peristiwa terakhir yang memakan korban jiwa dalam persepakbolaan Tanah Air.

Hal ini sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta evaluasi menyeluruh. Sepakbola Indonesia, kata Riyadh, harus bisa dilaksanakan dengan menjamin keselamatan penonton.

“Ada dari legalitas, sampai laporan matchcom diserahkan ke tim untuk dievaluasi apa yang kurang dan dibenahi. Kami yakin tidak ada yang sempurna, PSSI tidak sempurna,” tuturnya.

“Pasti kami memerlukan masukan, perlu usulan dari seluruh lapisan masyarakat. Tokoh-tokoh sudah berkumpul semua dan kami berharap ke depannya bisa lebih baik,” pungkasnya.

TAGGED: Iwan Bule, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, TGIPF, Tragedi Kanjuruhan
FaktaNEWS 11 Oktober, 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Lagi Asyik Wikwik, Pemuda Asmat Bunuh Pacar dan Pamannya
Next Article Ilustrasi banjir di DKI Jakarta. (Foto: Tangkapan layar) 50 RT di Jaksel dan Jaktim Terendam Banjir, Tertinggi Capai 2,2 Meter di Cawang!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan
Pendidikan 3 Juli, 2026
Pemerintah Pangkas Harga LNG untuk Lindungi Lapangan Kerja
Bisnis Ekonomi 29 Juni, 2026
Jaga Stok dan Harga, Pasar Jaya Gandeng Sentra Pangan
Jabodetabek Regional 29 Juni, 2026
Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan
News 28 Juni, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

Pendidikan

Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan

3 Juli, 2026
News

Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan

28 Juni, 2026
NewsPemerintah

RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Krusial, Target Selesai Dua Masa Sidang

26 Juni, 2026
News

UPI Purwakarta Gelar Coaching Clinic Scratch, Runtuhkan Stigma Coding Eksklusif bagi 109 Guru se-Jabar

21 Juni, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?