By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Fakta-Fakta Tragis Pemuda Aceh Korban Pembunuhan oleh Oknum Paspampres
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak
15 Mei, 2026
Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak
14 Mei, 2026
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
2 Mei, 2026
Fenomena Terputusnya Pendidikan Anak Muslim: Kuat di Awal, Melemah di Jenjang Lanjutan
30 April, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Hiburan > Fakta-Fakta > Fakta-Fakta Tragis Pemuda Aceh Korban Pembunuhan oleh Oknum Paspampres
Fakta-FaktaNews

Fakta-Fakta Tragis Pemuda Aceh Korban Pembunuhan oleh Oknum Paspampres

Sebelum mengalami penganiayaan brutal, Imam diculik oleh tiga pelaku, termasuk Praka RM dari Paspampres dan dua anggota TNI.

FaktaNEWS
FaktaNEWS 29 Agustus, 2023
Share
3 Min Read
Detik-detik mencekam saat warga Aceh bernama Imam Masykur diculik lalu disiksa oknum Paspampres hingga tewas. Hotman Paris beri bantuan ke keluarga korban.

berifakta.com – Seorang pemuda bernama Imam Masykur (25) dari Aceh ditemukan tewas secara tragis setelah mengalami penganiayaan sadis yang dilakukan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Kejadian ini mengguncang masyarakat dan meninggalkan sejumlah fakta yang menggambarkan peristiwa yang mengejutkan ini.

Penculikan oleh Paspampres yang Berujung Tragedi

Sebelum mengalami penganiayaan brutal, Imam diculik oleh tiga pelaku, termasuk Praka RM dari Paspampres dan dua anggota TNI. Mereka berhasil menculik Imam dengan mengaku sebagai polisi dan mengenakan pakaian rompi antipeluru yang umumnya digunakan dalam penanganan teroris. Imam saat itu sedang berada di sebuah toko kosmetik di Tangerang Selatan.

Korban Tidak Terlibat Masalah Serius

Keluarga korban menegaskan bahwa Imam tidak pernah terjerat masalah serius. Said Sulaiman (32), saudara korban, mengungkapkan bahwa Imam selalu berbicara tentang masalahnya kepada keluarga jika ada. Said menambahkan bahwa Imam tidak pernah memberi tahu keluarga tentang hutang atau masalah besar lainnya.

Ancaman dan Pemerasan Terhadap Keluarga Korban

Para pelaku tidak hanya menganiaya Imam, tetapi juga memeras keluarganya dengan meminta uang tebusan sebesar Rp 50 juta (sekitar $3.500). Mereka mengancam akan membunuh Imam jika uang tersebut tidak diserahkan. Keluarga korban merasa terpaksa dan takut, sehingga mereka berusaha memenuhi tuntutan para pelaku.

Kehidupan Mencari Nafkah di Luar Kota

Imam merupakan penduduk Gampong Mon Keulayu, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang merantau ke Tangerang Selatan untuk mencari nafkah. Ia adalah salah satu dari banyak orang yang mencari peluang di luar kampung halamannya demi mencukupi kebutuhan hidup.

Tuduhan Penjualan Obat Ilegal Sebagai Dalih

Para pelaku mengklaim bahwa Imam terlibat dalam penjualan obat ilegal. Dengan tuduhan ini, para pelaku menghindari laporan polisi karena mereka tahu bahwa keluarga Imam akan merasa takut jika tuduhan ini tersebar atau digunakan sebagai dalih kasus.

Panggilan untuk Keadilan dari Keluarga dan Kekasih

Kematian tragis Imam meninggalkan keluarga yang berduka dan kekasihnya, YM (23), yang berencana untuk menikah dalam waktu dekat. Kekasihnya mengungkapkan kesedihannya melalui media sosial. Sementara itu, ibu korban menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, menuntut keadilan atas nasib anaknya yang tak berdosa.

Baca Juga: Edan! Mbah Slamet Serial Killer Banjarnegara Bunuh hingga Kuburkan Sendiri 12 Korbannya

Kasus ini telah menyoroti pentingnya pengawasan yang ketat terhadap aparat keamanan dan perlunya keadilan bagi korban dan keluarganya. Tragedi ini juga menjadi pengingat betapa berharganya hak hidup dan keadilan dalam masyarakat.

FaktaNEWS 29 Agustus, 2023
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Putusan MA: Peristiwa di Magelang dalam Kasus Ferdy Sambo Tidak Terbukti
Next Article Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Program STEM: Kolaborasi PGSD UPI Purwakarta dan SIJB Malaysia
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak
News 15 Mei, 2026
Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak
Pendidikan 14 Mei, 2026
Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM
Pendidikan 5 Mei, 2026
Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya
Pendidikan 2 Mei, 2026

Berita Lainnya

News

XTC Purwakarta Dukung Langkah Hukum Abang Ijo, Ajak Masyarakat Berani Tuntut Hak

15 Mei, 2026
Pendidikan

Children Performance Smart Auladi, Panggung Tumbuh Kembang dan Keberanian Anak

14 Mei, 2026
Pendidikan

Dari “Barbar Timur” ke “Little China”: Prof. Changzoo Song Bedah Trajektori Panjang Identitas Korea di Kelas HI UMM

5 Mei, 2026
Pendidikan

Dari Global Korea ke Global Pivotal State, Dosen HI UMM: Seoul Belum Selesai dengan Krisis Identitasnya

2 Mei, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?