By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Dosen Prodi HI UMM Ungkap Daya Tarik Korea Selatan di Era Global, dari Gaji Tinggi hingga Keindahan Pulau Jeju
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan
10 Juli, 2026
Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan
3 Juli, 2026
Pemerintah Pangkas Harga LNG untuk Lindungi Lapangan Kerja
29 Juni, 2026
Jaga Stok dan Harga, Pasar Jaya Gandeng Sentra Pangan
29 Juni, 2026
Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan
28 Juni, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Dosen Prodi HI UMM Ungkap Daya Tarik Korea Selatan di Era Global, dari Gaji Tinggi hingga Keindahan Pulau Jeju
News

Dosen Prodi HI UMM Ungkap Daya Tarik Korea Selatan di Era Global, dari Gaji Tinggi hingga Keindahan Pulau Jeju

Redaksi
Redaksi 28 Oktober, 2024
Share
3 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Hubungan antara pariwisata, pekerjaan, dan imigrasi di Korea Selatan menjadi topik utama yang dibahas oleh Havidz Ageng Prakoso, M.A., dalam kelas bertajuk “Tourism, Works, and Immigrants in South Korea”. Kelas ini merupakan hasil kerjasama Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang dengan University of Auckland’s Strategic Research Institute (SRI) for Korean Studies yang turut didukung oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea.

Dalam pemaparannya, Havidz mengungkapkan bahwa konsep global cosmopolitanism menggambarkan integrasi masyarakat dunia serta peningkatan perpindahan orang dari satu negara ke negara lain demi mencari kehidupan dan kenyamanan yang lebih baik. Ia menjelaskan, “Sebelum tahun 1945, Korea Selatan masih berada di bawah kekuasaan Jepang (1910-1945), yang menyebabkan ketidakstabilan politik di Korea. Banyak warga Korea yang berusaha meninggalkan negara tersebut demi mencari keamanan dan pendidikan yang lebih baik, terutama ke Amerika Serikat, Meksiko, Hawaii, dan Kanada.”

Setelah tahun 1945, Korea memasuki fase Perang Korea yang kemudian menyebabkan terpecahnya Korea menjadi dua negara, Korea Utara dan Korea Selatan, akibat perbedaan ideologi. Pada masa Perang Dingin, warga Korea Selatan mulai bermigrasi ke berbagai negara seperti Tiongkok dan Singapura, menyusul stabilnya ekonomi Korea yang berkembang pesat sejak tahun 1980-an. “Meskipun demikian, migrasi ke Amerika Serikat mulai menurun seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi di Korea Selatan,” tambahnya.

Havidz juga menyoroti kebijakan imigrasi di Korea Selatan, di mana visa turis hanya berlaku maksimal satu bulan, sedangkan visa kerja diberikan dengan waktu tertentu yang terbatas. Pemerintah Korea Selatan mengatur ketat proses naturalisasi untuk mencegah konflik horizontal. “Meskipun naturalisasi melalui pernikahan dengan warga lokal umum terjadi, pemerintah Korea tetap membatasi jumlah naturalisasi untuk menjaga kestabilan sosial,” jelas Havidz. Pemerintah juga menyediakan program pendidikan multikultural bagi keluarga yang mengalami naturalisasi, termasuk pendidikan bahasa Korea dasar.

Salah satu daya tarik utama bekerja di Korea Selatan adalah gaji yang menjanjikan, dengan rata-rata penghasilan antara 1.000 hingga 1.500 USD per bulan. Havidz menyatakan, “Para pekerja di Korea Selatan memiliki kesempatan untuk menabung sekitar 30-37% dari penghasilan mereka.” Selain itu, Korea Selatan dikenal sebagai negara yang melindungi hak-hak pekerja dengan kebijakan anti-diskriminasi yang ketat.

Di samping itu, Havidz juga membahas lima alasan utama mengapa orang tertarik untuk berkunjung ke Korea Selatan, yaitu: (1) budaya Korea Selatan yang kaya dengan warisan peninggalan kerajaan dinasti Joseon, (2) kuliner Korea yang populer di kalangan anak muda, terutama street food, (3) peluang berbelanja di berbagai pusat perbelanjaan ternama, (4) keindahan alam Korea Selatan, terutama di Pulau Jeju, dan (5) transportasi publik yang efisien dan mudah diakses.

“Korea Selatan menjadi destinasi menarik, tidak hanya untuk bekerja melainkan juga untuk menikmati keunikan budaya, alam, dan modernitas yang ditawarkannya,” tutup Havidz dalam kelas tersebut. (*)

Redaksi 28 Oktober, 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article FGD Deradikalisasi Mantan Teroris: Mengurai Stigma Mantan Kombatan dan Perjuangan untuk Hidup Baru
Next Article Dosen HI UMM Bahas Saemaul Undong dan Peran Imigran dalam Bangkitkan Pedesaan Korea Selatan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan
Pendidikan 10 Juli, 2026
Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan
Pendidikan 3 Juli, 2026
Pemerintah Pangkas Harga LNG untuk Lindungi Lapangan Kerja
Bisnis Ekonomi 29 Juni, 2026
Jaga Stok dan Harga, Pasar Jaya Gandeng Sentra Pangan
Jabodetabek Regional 29 Juni, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

Pendidikan

Di Balik Gemerlap K-Pop, Pakar Monash University Ungkap Realitas Kerasnya Hidup di Korea Selatan

10 Juli, 2026
Pendidikan

Tak Seindah di Drakor, Pakar Universitas Auckland Ungkap Sulitnya Mahasiswa Asing Cari Kerja di Korea Selatan

3 Juli, 2026
News

Dari Mata-Mata Kejam hingga Pujaan Hati: Evolusi Wajah Korea Utara dalam Budaya Populer Korea Selatan

28 Juni, 2026
NewsPemerintah

RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Krusial, Target Selesai Dua Masa Sidang

26 Juni, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?