By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Tanamkan Kesadaran Mitigasi Bencana, Prof. Nishi Yoshimi Berikan Pelajaran dari jepang
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Selamatkan Wajah Pariwisata Jatiluhur, Operasi Bersih Digelar di Kawasan Ubrug
19 Januari, 2026
Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Lebih dari Rp100 Miliar
10 Januari, 2026
Hajar Kamerun 2-0, Maroko Tembus Semifinal Piala Afrika 2025
10 Januari, 2026
Jelang Aksi Menanam Pohon, Kapolres Purwakarta Terima Audiensi Tim Green Action by Semua Senyum Indonesia
9 Januari, 2026
Joao Cancelo Selangkah Lagi Kembali ke Camp Nou
9 Januari, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Regional > Jawa Timur > Malang > Tanamkan Kesadaran Mitigasi Bencana, Prof. Nishi Yoshimi Berikan Pelajaran dari jepang
Malang

Tanamkan Kesadaran Mitigasi Bencana, Prof. Nishi Yoshimi Berikan Pelajaran dari jepang

Redaksi
Redaksi 9 Desember, 2024
Share
2 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Profesor Nishi Yoshimi dari Universitas Kyoto berbagi pengalaman mitigasi bencana internasional dengan mahasiswa Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam sebuah kuliah yang bertajuk “Building Disaster Resilient Communities in the Globalised and Post-Pandemic Era”. Kelas Multikulturalisme di Asia ini merupakan hasil kolaborasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Eurasia Foundation dalam rangkaian Eurasia Lecture Series.

Dalam penyampaiannya, Nishi menekankan pentingnya kemampuan individu dalam menghadapi bencana. Berdasarkan pengalaman gempa Kobe tahun 1995, ia menjelaskan bahwa pertolongan paling efektif berasal dari diri sendiri (self help), diikuti keluarga, dan kemudian tetangga. Ia memperingatkan agar tidak terlalu bergantung pada korban lain atau aparatus resmi, karena peluang pertolongan sangat kecil.

Nishi menyoroti bahwa mitigasi bencana tidak sekadar soal kelembagaan, melainkan juga mempertimbangkan keragaman budaya. Ia mengapresiasi masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan untuk menerima dan membantu orang dengan latar belakang berbeda. “Di Indonesia, peran individu sangatlah krusial. Sebab, ia mampu menjembatani perbedaan yang mencakup kondisi geografis dan demografis,” terang Nishi.

Pengalaman Jepang menunjukkan bahwa sistem penanggulangan bencana berhasil dibangun melalui tiga pilar utama: jijo (upaya mandiri), kyojo (bantuan komunitas), dan kojo (bantuan pemerintah).

“Data menunjukkan bahwa 35% penyelamatan berasal dari individu, 32% dari keluarga, dan sisanya dari komunitas dan pemerintah. Keberhasilan mitigasi tidak sekadar bergantung pada regulasi, namun juga adaptasi dengan nilai dan kebiasaan masyarakat,” ungkap Nishi.

Di Indonesia, pendekatan mitigasi bencana menekankan pentingnya pembelajaran dari pengalaman untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Budaya gotong royong menjadi aset penting, meskipun menghadapi tantangan perubahan sosial dan peningkatan mobilitas penduduk.

Inovasi teknologi, seperti aplikasi Memorygraph, turut berperan dalam dokumentasi perubahan pascabencana. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat merekam transformasi lanskap kota sebagai upaya memfasilitasi pemahaman lintas budaya.

“Mitigasi bencana membutuhkan integrasi budaya, kolaborasi lintas sektor, dan pemanfaatan teknologi untuk membangun masyarakat tangguh di era globalisasi,” pungkas Nishi mengakhiri kelas. (*)

TAGGED: HI UMM
Redaksi 9 Desember, 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Pakar Asia Timur Ungkap Transformasi Multikultural Jepang dan Korea pada Mahasiswa HI UMM
Next Article Komunitas E-Sport MLBB UPI Purwakarta Sukses Meriahkan M6 Tournament & Watch Party 2024
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Selamatkan Wajah Pariwisata Jatiluhur, Operasi Bersih Digelar di Kawasan Ubrug
News 19 Januari, 2026
Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Lebih dari Rp100 Miliar
News 10 Januari, 2026
Hajar Kamerun 2-0, Maroko Tembus Semifinal Piala Afrika 2025
Bola 10 Januari, 2026
Jelang Aksi Menanam Pohon, Kapolres Purwakarta Terima Audiensi Tim Green Action by Semua Senyum Indonesia
News 9 Januari, 2026

Berita Lainnya

Malang

Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata

8 Januari, 2026
Malang

Humanitarian Conservation-Based Learning Perkuat Pendidikan Multikultural

8 Januari, 2026
Malang

Serial Kuliah Eurasia HI UMM: Polarisasi Politik Menguat Pada Pemilu 2024, Peran Tokoh Agama Kian Sentral

8 Januari, 2026
Malang

Serial Kelas Multikulturalisme di Asia HI UMM: Akademisi UPI Tegaskan Urgensi Pendidikan Multikultural untuk Resolusi Konflik

18 Desember, 2025
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?