By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Kasus Gagal Ginjal Akut terhadap Anak Disorot Komnas HAM
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Keren! Sekolah di Bekasi Ini Punya Fasilitas Rumah Ibadah Lima Agama
21 Januari, 2026
Ingatkan Hak-hak Reproduksi! Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Gelar Penyuluhan di LKSA Malang
21 Januari, 2026
Selamatkan Wajah Pariwisata Jatiluhur, Operasi Bersih Digelar di Kawasan Ubrug
19 Januari, 2026
Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Lebih dari Rp100 Miliar
10 Januari, 2026
Hajar Kamerun 2-0, Maroko Tembus Semifinal Piala Afrika 2025
10 Januari, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Pemerintah > Kasus Gagal Ginjal Akut terhadap Anak Disorot Komnas HAM
Pemerintah

Kasus Gagal Ginjal Akut terhadap Anak Disorot Komnas HAM

Selain memerintahkan seluruh RS memberikan pelayanan dan perawatan terbaik, Komnas HAM juga mendorong pemerintah menanggung biaya perawatan para pasien yang masih dirawat.

Khalied Malvino
Khalied Malvino 27 Oktober, 2022
Share
1 Min Read
Ilustrasi anak dirawat. (Foto: Pixabay)

Jakarta, berifakta.com – Komnas HAM berupaya mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh RS untuk memberikan pelayanan dan perawatan terbaik kepada para pasien anak penderita gagal ginjal akut yang diduga tercemar obat sirop.

“Ini peristiwa tragedi dunia kesehatan yang memprihatinkan, karena jebol perlindungan hak atas kesehatan. Serta hak hidup anak-anak,” kata Komisioner Komnas HAM Amiruddin kepada wartawan, Kamis (27/10/2022).

Baca Juga

FSGI Soroti Kebijakan Pendidikan Gubernur Dedi Mulyadi
Wisuda Angkatan IV SPD IPB University: Perkuat Kompetensi SDM Desa Menuju Indonesia Emas 2045

Selain memerintahkan seluruh RS memberikan pelayanan dan perawatan terbaik, Komnas HAM juga mendorong pemerintah menanggung biaya perawatan para pasien yang masih dirawat.

Baca juga: 10 Daerah Catatkan Pasien Terbanyak Kasus Gagal Ginjal Akut!

“Presiden perlu memerintahkan seluruh RS agar memberikan perawatan terbaik, dan biaya ditanggung oleh pemerintah,” ungkapnya.

Amir juga mendorong Polri memeriksa terhadap para pejabat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang membidangi masalah ini, termasuk pimpinan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Polisi Cek Hasil Lab Obat Sirup Ditarik BPOM Buntut Maraknya Gagal Ginjal

“Polisi perlu melakukan pemeriksaan kepada pejabat-pejabat Kemenkes yang membidangi. Polisi perlu memeriksa Pimpinan BPOM untuk mendalami ada atau tidaknya dugaan tindak pidana berupa kelalaian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” tuturnya.

TAGGED: BPOM, Gagal ginjal akut, Kemenkes, komnas, Komnas HAM, Presiden Jokowi
Khalied Malvino 27 Oktober, 2022
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Steven Gerrard: Mengelola Liverpool Merupakan Tujuan Karir Jika Jürgen Klopp Hengkang dari The Reds
Next Article BCA Digital Gandeng Masyarakat Untuk Hidup Sehat dan Cara Kelola Sampah Lewat Program #bluBuatBaik
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Keren! Sekolah di Bekasi Ini Punya Fasilitas Rumah Ibadah Lima Agama
Jawa Barat 21 Januari, 2026
Ingatkan Hak-hak Reproduksi! Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Gelar Penyuluhan di LKSA Malang
Malang 21 Januari, 2026
Selamatkan Wajah Pariwisata Jatiluhur, Operasi Bersih Digelar di Kawasan Ubrug
News 19 Januari, 2026
Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Lebih dari Rp100 Miliar
News 10 Januari, 2026

Berita Lainnya

Pemerintah Targetkan 6.900 Jembatan Terbangun 2026, Fokus Daerah Terpencil

7 Januari, 2026
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam program Koperasi Desa Merah Putih, Rabu (21/5/2025). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)
NewsPemerintah

Sangkalan Budi Arie usai Namanya Terseret Judi Online

21 Mei, 2025
NewsPemerintah

FSGI Soroti Kebijakan Pendidikan Gubernur Dedi Mulyadi

19 Mei, 2025
Pemerintah

Wisuda Angkatan IV SPD IPB University: Perkuat Kompetensi SDM Desa Menuju Indonesia Emas 2045

20 Desember, 2024
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?