By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Atasi Irigasi Keruh, UPI Kampus Purwakarta Latih Petani Sumber Sari Gunakan Filtrasi Surya Berbasis IoT
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Jelang Musda Partai Golkar Purwakarta, Rosi Tegaskan Kepemimpinan Harus Lahir dari Kepercayaan, Bukan Ketakutan
28 Oktober, 2026
Atasi Irigasi Keruh, UPI Kampus Purwakarta Latih Petani Sumber Sari Gunakan Filtrasi Surya Berbasis IoT
23 Oktober, 2026
Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea
15 Oktober, 2026
Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
13 Oktober, 2026
Tepis Stigma Rasisme, Korea Selatan Revitalisasi Saemaul Undong Demi Merangkul Keluarga Multikultural
13 Oktober, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Atasi Irigasi Keruh, UPI Kampus Purwakarta Latih Petani Sumber Sari Gunakan Filtrasi Surya Berbasis IoT
News

Atasi Irigasi Keruh, UPI Kampus Purwakarta Latih Petani Sumber Sari Gunakan Filtrasi Surya Berbasis IoT

FaktaNEWS
FaktaNEWS 23 Oktober, 2026
Share
4 Min Read

Purwakarta, berifakta.com — Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta menggelar Workshop Pengenalan dan Pemanfaatan Teknologi Pengelolaan Air Pertanian di Aula Desa Sumber Sari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (2/10/2026). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menyasar para petani dari Kelompok Tani Tani Mukti untuk mengatasi persoalan klasik di lahan mereka: air irigasi yang keruh dan pasokan yang kerap kembang kempis.

Selama ini, kelompok tani yang mengelola sekitar lima hektare sawah varietas Ciherang dan Inpari 32 itu mengandalkan aliran Situ Wanayasa. Masalahnya, air terlebih dahulu melewati kawasan rawan pencemaran sebelum tiba di sawah. Saat musim hujan, sedimen lumpur yang pekat kerap membuat saluran mampet dan menciptakan genangan. Sebaliknya, saat kemarau datang, debit air melorot drastis. Akibatnya, produktivitas gabah mereka tertahan di angka 4,2 ton per hektare, masih jauh di bawah potensi idealnya yang bisa menembus 5,5 hingga 6 ton.

Baca Juga

Tepis Stigma Rasisme, Korea Selatan Revitalisasi Saemaul Undong Demi Merangkul Keluarga Multikultural
Bukan Sekadar Toleransi Pasif, ‘Penerimaan Penuh Hati’ Kunci Utama Rekatkan Komunitas Asia

Menjawab keluhan tersebut, tim dosen dan mahasiswa UPI memperkenalkan Portable Filtration Smart Irrigation System. Inovasi ini hadir bak oase bertenaga surya; mengandalkan panel 240 Wp dan baterai 24 V untuk memompa air tanpa harus menyusu pada listrik PLN maupun menenggak solar. Air disedot lalu dipaksa melewati rangkaian filter bertingkat yang menjegal pasir, lumpur, dan kotoran organik sebelum dialirkan bersih ke petak sawah. Menariknya, seluruh unit ini nangkring di atas rangka beroda sehingga gampang digeser ke titik lahan yang sedang kehausan.

Tak sekadar menyaring, sistem ini dibekali “otak” pintar berupa mikrokontroler ESP32-S3. Debit air, kualitas zat padat terlarut (TDS), hingga daya energi dipantau secara real-time via sensor Internet of Things (IoT).

“Selama ini petani mengatur air sekadar pakai ilmu titen atau mengira-ngira berdasarkan pengalaman visual saja,” ujar Ketua Tim Pengabdian UPI Kampus Purwakarta, Dewi Indriati Hadi Putri, S.Pd., M.T. “Lewat alat ini, kami ingin petani melek data. Keputusan kapan dan berapa banyak mengairi sawah kini ada dasarnya, karena angkanya terpampang jelas di layar unit maupun dashboard daring.”

Baca Juga : UPI Purwakarta Latih Guru SD dalam Konseling Moral

Dewi turun langsung bersama tim dosen—Ir. Nuur Wachid Abdulmajid, M.Pd., IPM., ASEAN Eng.; Mahmudah Salwa Gianti, S.Si., M.Eng.; dan Hafiyyan Putra Pratama, S.ST., M.T.—serta dibantu para mahasiswa. Setelah melalui enam kali Focus Group Discussion (FGD) sejak Juni lalu untuk merancang alat yang sesuai kebutuhan, workshop ini menjadi ajang “pemanasan”. Sepuluh perwakilan petani diajak praktik langsung mulai dari menyalakan mesin, membaca dasbor, membersihkan filter, hingga menangani gangguan ringan.

Kemudahan ini disambut antusias oleh warga. Salah satu anggota Kelompok Tani Tani Mukti mengaku inovasi ini sangat meringankan beban operasional di lapangan. “Biasanya kalau mau mompa air harus nyalakan mesin diesel, biaya beli solarnya lumayan bikin pusing. Ini murni pakai tenaga matahari, jadi kami sangat terbantu. Pas dicoba langsung, cara pakainya juga ternyata enggak ribet,” ungkapnya.

Petani lain menambahkan bahwa kehadiran angka pasti di layar membantu pembagian air antarpetak menjadi lebih adil dan transparan, sekaligus menjaga saluran irigasi tak lagi mudah tersumbat lumpur saat musim hujan.

Program yang didanai oleh Dana RKAT UPI Tahun Anggaran 2026 ini dirancang untuk jangka panjang. Ke depan, tim akan mendampingi uji coba kinerja filtrasi di lahan secara penuh dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) bersama Tim Operator Irigasi Desa bentukan warga. Melalui kemandirian teknologi ini, UPI berharap pengelolaan air pertanian di Sumber Sari bisa lebih hemat, berkelanjutan, dan berkontribusi langsung pada ketahanan pangan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6 tentang Air Bersih dan poin 2 tentang Tanpa Kelaparan.

FaktaNEWS 23 Oktober, 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea
Next Article Jelang Musda Partai Golkar Purwakarta, Rosi Tegaskan Kepemimpinan Harus Lahir dari Kepercayaan, Bukan Ketakutan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Jelang Musda Partai Golkar Purwakarta, Rosi Tegaskan Kepemimpinan Harus Lahir dari Kepercayaan, Bukan Ketakutan
Jawa Barat 28 Oktober, 2026
Atasi Irigasi Keruh, UPI Kampus Purwakarta Latih Petani Sumber Sari Gunakan Filtrasi Surya Berbasis IoT
News 23 Oktober, 2026
Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea
Pendidikan 15 Oktober, 2026
Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
Pendidikan 13 Oktober, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

Pendidikan

Mengisi Kekosongan Negeri Ginseng, Imigran Asia Tenggara Ubah Wajah Pembangunan Desa Korea

15 Oktober, 2026
Pendidikan

Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural

13 Oktober, 2026
News

Tepis Stigma Rasisme, Korea Selatan Revitalisasi Saemaul Undong Demi Merangkul Keluarga Multikultural

13 Oktober, 2026
Pendidikan

Bukan Sekadar Toleransi Pasif, ‘Penerimaan Penuh Hati’ Kunci Utama Rekatkan Komunitas Asia

13 Oktober, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?