By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Puisi yang Menyuarakan Sunyi Zaman Resmi Terbit
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Kukuhkan JALAMU se-JATIM, Muhammadiyah Pertegas Komitmen Bela Nasib Nelayan
26 Januari, 2026
SD Hj Isriati Baiturrahman Raih Penghargaan Internasional di World School Summit Malaysia 2026
26 Januari, 2026
Keren! Sekolah di Bekasi Ini Punya Fasilitas Rumah Ibadah Lima Agama
21 Januari, 2026
Ingatkan Hak-hak Reproduksi! Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Gelar Penyuluhan di LKSA Malang
21 Januari, 2026
Selamatkan Wajah Pariwisata Jatiluhur, Operasi Bersih Digelar di Kawasan Ubrug
19 Januari, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Regional > Jawa Timur > Puisi yang Menyuarakan Sunyi Zaman Resmi Terbit
Jawa Timur

Puisi yang Menyuarakan Sunyi Zaman Resmi Terbit

Redaksi
Redaksi 21 Desember, 2025
Share
3 Min Read

NGAWI, Berifakta.com – Sebuah buku puisi bernuansa refleksi tentang kegelisahan manusia modern resmi dirilis dan kini dapat dinikmati publik. Buku bertajuk Hidup atau Sekadar Bertahan? karya dua penulis muda, Fathan Faris Saputro dan Uswatun Hasanah, hadir sebagai rangkaian puisi yang mengajak pembaca menelusuri ruang batin: apakah manusia benar-benar hidup, atau hanya menjalani hari tanpa arah.

Sejak halaman pertama, nuansa kontemplatif langsung terasa. Melalui puisi-puisi seperti “Ada Tapi Tiada”, “Bernapas, Tapi Mati”, dan “Bayang Nestapa”, keduanya menggambarkan paradoks kehidupan masa kini—raga hadir, tetapi jiwa kerap tercecer. Ketersesatan di tengah keramaian, kehampaan dalam rutinitas, hingga kehilangan yang tak bersuara menjadi tema yang dipotret dengan bahasa puitis namun lugas.

Meski mengangkat sisi gelap batin manusia, buku ini tak tenggelam dalam pesimisme. Pada bagian “Bertahan dalam Sepi” dan “Ada, Tanpa Hampa”, pembaca diajak menapaki proses berdamai dengan diri. Dari luka menuju penerimaan, dari kosong menuju harapan. Lewat puisi “Batas Kota” dan “Berjalan Tanpa Tujuan”, keduanya menegaskan bahwa makna hidup sering kali justru lahir dari langkah-langkah kecil.

Fathan Faris Saputro mengungkapkan proses kreatif di balik buku tersebut berawal dari pergulatan pribadi yang kemudian menjelma menjadi refleksi universal. “Buku ini lahir dari perjalanan panjang antara bertahan dan menjalani. Kami ingin pembaca tidak merasa sendirian menghadapi retakan hidup. Setiap bait adalah bentuk kejujuran, sekaligus undangan untuk berdamai dengan diri sendiri,” ujar Fathan, Koordinator Divisi Pustaka dan Informasi MPID PDM Lamongan, Selasa (9/12).

Puncak emosional buku ini hadir lewat puisi “Antara Hidup dan Pasrah”, yang merangkai kecemasan, keheningan, dan ketidakpastian hidup dalam renungan panjang. Pertanyaan besar kembali muncul: apakah kita sedang hidup, atau hanya bertahan?

Uswatun Hasanah menambahkan bahwa setiap kata dalam buku tersebut merekam jejak perjalanan personal. “Setiap kata yang kami tulis adalah bagian dari perjalanan kami sebagai manusia. Semoga buku ini menjadi teman bagi siapa pun yang sedang mencari pijakan. Cahaya tidak pernah benar-benar hilang, hanya menunggu ditemukan,” ujar Uswatun, guru SD Muhammadiyah 1 Mantingan yang aktif di berbagai organisasi, termasuk DPD IMM Jawa Timur dan PCNA Mantingan, serta Sekretaris Wakil Bidang Pustaka dan Literasi Kwarda HW Kabupaten Ngawi.

Secara keseluruhan, Hidup atau Sekadar Bertahan? bukan sekadar buku puisi, tetapi sebuah ruang permenungan bagi siapa saja yang tengah berkutat dengan sunyi, resah, atau pertanyaan tentang makna keberadaan. Buku ini layak menjadi pilihan bagi pencinta sastra maupun mereka yang sedang mencari arah dalam perjalanan hidup. (*)

TAGGED: Fathan Faris Saputro, Uswatun Hasanah
Redaksi 21 Desember, 2025
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article FEMA IPB dan China Agricultural University Temui Menteri Koperasi, Bahas Kolaborasi Koperasi Desa dan Rural CEO
Next Article Gandeng IPB, BP Taskin Percepat Pengentasan Kemiskinan Lewat Integrasi DTSEN dan Data Desa Presisi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Kukuhkan JALAMU se-JATIM, Muhammadiyah Pertegas Komitmen Bela Nasib Nelayan
News 26 Januari, 2026
SD Hj Isriati Baiturrahman Raih Penghargaan Internasional di World School Summit Malaysia 2026
Pendidikan 26 Januari, 2026
Keren! Sekolah di Bekasi Ini Punya Fasilitas Rumah Ibadah Lima Agama
Jawa Barat 21 Januari, 2026
Ingatkan Hak-hak Reproduksi! Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Gelar Penyuluhan di LKSA Malang
Malang 21 Januari, 2026

Berita Lainnya

Malang

Ingatkan Hak-hak Reproduksi! Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Gelar Penyuluhan di LKSA Malang

21 Januari, 2026
Malang

Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata

8 Januari, 2026
Malang

Humanitarian Conservation-Based Learning Perkuat Pendidikan Multikultural

8 Januari, 2026
Malang

Serial Kuliah Eurasia HI UMM: Polarisasi Politik Menguat Pada Pemilu 2024, Peran Tokoh Agama Kian Sentral

8 Januari, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?