By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Bumerang Wisman dan Kelangkaan SDM: Sektor Hospitality Korea Selatan Incar Pekerja Terampil Indonesia
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Sekolah Kosong hingga Serbuan Pengantin Migran: Prof. Changzoo Song Bedah Multikulturalisme Asia Timur
8 Oktober, 2026
Bumerang Wisman dan Kelangkaan SDM: Sektor Hospitality Korea Selatan Incar Pekerja Terampil Indonesia
8 Oktober, 2026
Krisis Demografi dan Stigma ‘Kosian’ Desak Korea Selatan Rombak Total Ekosistem
8 Oktober, 2026
SPD IPB University Angkatan VI: Dorong Pemerintahan Desa Berbasis Data dan Percepatan Transformasi Perdesaan
5 Oktober, 2026
DPRD Pandeglang Dalami Raperda Penyelenggaraan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi
29 September, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Pendidikan > Bumerang Wisman dan Kelangkaan SDM: Sektor Hospitality Korea Selatan Incar Pekerja Terampil Indonesia
Pendidikan

Bumerang Wisman dan Kelangkaan SDM: Sektor Hospitality Korea Selatan Incar Pekerja Terampil Indonesia

Redaksi
Redaksi 8 Oktober, 2026
Share
3 Min Read

Lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara hingga diproyeksikan menembus 20 juta jiwa pada akhir 2026, berpadu dengan krisis demografi yang tajam, mendorong Pemerintah Korea Selatan menggeser paradigma kebijakan imigrasinya menuju Economic Immigration Strategy 2026-2030. Fenomena strategis ini dibedah secara komprehensif dalam perkuliahan bertajuk “Tourism, Works, and Immigrants in South Korea” yang diampu oleh akademisi dan peneliti pariwisata, Havidz Ageng Prakoso, M.A. Agenda akademis ini diselenggarakan oleh Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (HI UMM) bekerjasama dengan Academy of Korean Studies, serta didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea (AKS-2023-INC-2230009).

Havidz memaparkan bahwa penurunan populasi ekstrem di negara-negara industrial Asia Timur memaksa Korea Selatan bergantung pada pasokan human capital muda dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia, guna menjaga keberlanjutan roda perekonomian.

“Pertumbuhan ekonomi yang stabil pasca-era economic miracle memerlukan regenerasi tenaga kerja secara berkelanjutan, dan pekerja migran menjadi kunci utama penyeimbang dinamika ini,” ujar Havidz.

Namun, ledakan industri pariwisata juga memicu dampak ibarat pisau bermata dua. Meskipun mampu menggerakkan ekonomi nasional, laju wisatawan post-COVID yang melompat dari 11 juta pada 2023 menuju rekor baru kerap menimbulkan hospitality bottleneck. Sekitar satu persen wisatawan asing melaporkan keluhan terkait layanan yang kurang ramah (unfriendly service), pembatalan akomodasi sepihak, hingga keterbatasan pemandu wisata multilingual.

Kondisi tersebut justru membuka celah peluang baru bagi lulusan muda Indonesia. Peluang kerja di Korea Selatan kini bertransformasi secara masif, bergeser dari dominasi pekerja manufaktur atau pabrik menuju sektor jasa hospitality, seperti manajemen perhotelan, restoran, pemandu wisata, penerjemah, hingga event worker.

“Standar gaji di Korea Selatan sangat kompetitif. Untuk sektor manufaktur menengah dan retail berkisar antara 1.000 hingga 1.500 USD per bulan, sedangkan posisi manajerial profesional dapat mencapai 2.300 USD, di mana pekerja migran berpotensi menabung hingga 37 persen dari penghasilan bersih mereka,” terangnya.

Untuk menopang integrasi sosial ini, Pemerintah Korea Selatan memperkuat ekosistem multikultural melalui Multicultural Family Support Center, undang-undang perlindungan hukum dari diskriminasi dan xenophobia, serta penyediaan fasilitas ramah Muslim seperti halal street food di kawasan Myeongdong.

Havidz menekankan pentingnya bagi generasi muda Indonesia untuk memanfaatkan peluang ini secara legal dan profesional, guna menghindari risiko keimigrasian di masa depan. “Korea Selatan bukan lagi sekadar destinasi wisata, melainkan ruang ekspansi karier global yang menjanjikan bagi tenaga kerja terampil,” pungkasnya. (*)

TAGGED: HI UMM
Redaksi 8 Oktober, 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Krisis Demografi dan Stigma ‘Kosian’ Desak Korea Selatan Rombak Total Ekosistem
Next Article Sekolah Kosong hingga Serbuan Pengantin Migran: Prof. Changzoo Song Bedah Multikulturalisme Asia Timur
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Sekolah Kosong hingga Serbuan Pengantin Migran: Prof. Changzoo Song Bedah Multikulturalisme Asia Timur
Pendidikan 8 Oktober, 2026
Bumerang Wisman dan Kelangkaan SDM: Sektor Hospitality Korea Selatan Incar Pekerja Terampil Indonesia
Pendidikan 8 Oktober, 2026
Krisis Demografi dan Stigma ‘Kosian’ Desak Korea Selatan Rombak Total Ekosistem
Pendidikan 8 Oktober, 2026
SPD IPB University Angkatan VI: Dorong Pemerintahan Desa Berbasis Data dan Percepatan Transformasi Perdesaan
Jawa Barat 5 Oktober, 2026

Kantor Pusat

Gedung Wirausaha 1
Jl. HR Rusuna Said C-5 Kel. Karet
Kec. Setia Budi
Jakarta Selatan - 12920

Daftarkan Email Anda

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan artikel terbaru kami secara instan!

[contact-form-7 id=”2366″ title=”Newsletter footer”]

Berita Lainnya

Pendidikan

Sekolah Kosong hingga Serbuan Pengantin Migran: Prof. Changzoo Song Bedah Multikulturalisme Asia Timur

8 Oktober, 2026
Pendidikan

Krisis Demografi dan Stigma ‘Kosian’ Desak Korea Selatan Rombak Total Ekosistem

8 Oktober, 2026
Jawa BaratPendidikan

Dari Penyintas Menjadi Relawan, Mahasiswa Pascasarjana UMM Edukasi Keluarga tentang Mitigasi Bencana

16 September, 2026
CirebonPendidikan

TK Smart Auladi Cirebon Jadi Sekolah Percontohan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Kota Cirebon

29 Agustus, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?