Bogor – Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University menyelenggarakan acara Halalbihalal di lapangan parkir dekanat pada Rabu (8/4). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, beserta jajaran pimpinan universitas dan seluruh sivitas akademika FEMA.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi atas berbagai capaian dan agenda transformasi yang telah maupun akan dijalankan oleh FEMA IPB University.
Dalam sambutannya, Dekan FEMA IPB University, Prof. Sofyan Sjaf, menyampaikan bahwa fakultasnya telah berhasil melewati empat tahapan transformasi kelembagaan secara mulus (smooth) dan cerdas (smart) tanpa gejolak berarti. Transformasi ini mencakup perubahan menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA), pembentukan Fakultas Kedokteran dan Gizi, serta pengembangan Program Studi Sosiologi dan Program Studi Geografi Manusia.
“Saat ini kita memasuki era transdisiplin ilmu yang menuntut kolaborasi lintas keilmuan. Oleh karena itu, kami memohon dukungan dari seluruh pihak agar agenda transformasi yang telah dirintis dapat terus berhasil dan berkelanjutan,” ujar Prof. Sofyan.
Baca Juga : Akademisi IPB Soroti Ketahanan Lingkungan Sebagai Upaya Harmonisasi Multikultural
Ia juga berharap agar momentum bulan suci Ramadan yang baru saja dilalui dapat memberikan makna mendalam, baik dalam kerangka ibadah kepada Allah SWT maupun ibadah sosial. Pada kesempatan yang sama, Prof. Sofyan turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh sivitas akademika yang hadir.
Sementara itu, Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, turut menekankan pentingnya rasa syukur sebagai kunci utama untuk membentuk pribadi dan institusi yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Silaturahmi bukan sekadar ritual sosial, tetapi membangun modal sosial yang kuat untuk menciptakan kekuatan kolektif. Transformasi hanya dapat terjadi jika didukung oleh energi dan kolaborasi bersama,” ujarnya dalam kesempatan sambutan.
Lebih lanjut, Dr. Alim memaparkan bahwa IPB University saat ini tengah merencanakan pengembangan berbagai program studi dan fakultas. Menurutnya, dunia sedang dihadapkan pada tantangan global yang besar, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (AI), dinamika geopolitik, ancaman resesi, hingga krisis pangan.
Baca Juga : UPI Purwakarta Latih Guru SD dalam Konseling Moral
Ia menegaskan bahwa transformasi adalah sebuah keniscayaan. Hal tersebut bukanlah sekadar perubahan yang bersifat parsial, melainkan perubahan menyeluruh yang mencakup cara belajar, berpikir, hingga bertindak.
“Selamat kepada FEMA yang telah menempuh jalan transformasi dengan sangat mulus. FISEMA ke depan siap mengembangkan keilmuan-keilmuan baru yang akan memperkuat ekosistem akademik IPB University,” tutur Dr. Alim.
Rangkaian acara Halalbihalal FEMA IPB University ini kemudian disempurnakan dengan tausiah penuh makna yang disampaikan oleh Prof. Hamim, dan dipungkas dengan sesi ramah-tamah serta saling bermaafan antarpeserta. (Wid)

