By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Dosen HI UMM Ungkap Multikulturalisme sebagai Katalisator Persatuan
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
13 Tahun Bertumbuh, Edu Global School Rayakan Perjalanan Lewat EGSVERSARY
22 April, 2026
Di Balik Gemerlap Hallyu: Dosen University of Melbourne Ungkap Ketimpangan Sosial Lewat Bahasa di Kelas HI UMM
22 April, 2026
STRONGER THAN LIMITS: Mengungkap Fakta Ilmiah Mencapai Tubuh Ideal di Tengah Tantangan Autoimun
22 April, 2026
Dari Demam K-Pop Hingga Investasi IKN: HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia-Korea Selatan
13 April, 2026
Halalbihalal FEMA IPB University: Rektor Apresiasi Transformasi Mulus Menuju FISEMA dan Kolaborasi Keilmuan
8 April, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > Regional > Jawa Timur > Malang > Dosen HI UMM Ungkap Multikulturalisme sebagai Katalisator Persatuan
Malang

Dosen HI UMM Ungkap Multikulturalisme sebagai Katalisator Persatuan

Redaksi
Redaksi 13 November, 2024
Share
2 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Asia, dengan keragaman budaya, etnik, dan agama yang sangat luas, menjadikan multikulturisme sebagai kunci penting dalam menciptakan keselarasan sosial serta mendorong kemajuan ekonomi dan stabilitas politik. Di kawasan yang menjadi rumah bagi ribuan identitas budaya ini, upaya untuk hidup berdampingan secara harmonis dijalankan melalui dialog interbudaya, kebijakan hukum yang mendukung keberagaman, penghargaan terhadap perbedaan budaya, integrasi sosial, serta komunikasi efektif antar kelompok budaya.

Pengantar tersebut disampaikan oleh Dedik Fitra Suhermanto, M.Hub.Int. dalam kelas Multikulturalisme di Asia yang bertajuk “Multiculturalism as the catalyst for Harmonizing in Asia”. Kelas ini merupakan hasil kolaborasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Eurasia Foundation dalam rangkaian Eurasia Lecture Series.

Di Indonesia, prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” atau “Kesatuan dalam Keberagaman” menjadi semboyan nasional yang mempromosikan persatuan di tengah-tengah keragaman budaya. Meskipun kohesi sosial relatif terjaga, ketegangan etnis dan agama masih kerap muncul. Dedik, kerap ia disapa, menambahkan, “Otonomi daerah yang diterapkan di Indonesia sebenarnya memberi ruang bagi kelompok etnis untuk mempertahankan identitas mereka sendiri, sehingga kebinekaan tetap lestari dalam bingkai nasional.”

Sementara itu, India juga mengembangkan demokrasi multikultural yang kuat, di mana kebebasan beragama dan perlindungan bahasa-bahasa minoritas dijamin oleh ideologi Pancasila dan hak-hak konstitusional. Beberapa negara bagian seperti Punjab, yang mayoritas penduduknya beragama Sikh, dan Tamil Nadu, di mana bahasa Tamil mendominasi, juga menikmati otonomi budaya yang lebih leluasa. “India adalah contoh baik bagaimana multikulturalisme dapat dikelola dengan prinsip-prinsip konstitusi yang kokoh, sehingga keanekaragaman identitas budaya mampu tumbuh tanpa gesekan,” kata Dedik.

Melalui berbagai strategi tersebut, multikulturalisme berfungsi tidak hanya sebagai pencegah konflik etnis, namun juga sebagai alat untuk mendorong inklusi sosial. Dedik menggarisbawahi pentingnya hal ini, dengan mengatakan, “Implementasi multikulturalisme yang baik memastikan bahwa semua elemen masyarakat merasa sebagai bagian dari struktur nasional”.

Dengan demikian, prinsip-prinsip multikulturalisme yang diterapkan secara baik akan menjadi faktor penting dalam menjaga harmoni sosial di kawasan-kawasan yang sarat dengan keberagaman budaya seperti Asia. (*)

TAGGED: HI UMM
Redaksi 13 November, 2024
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Staf Kedubes Indonesia di Uzbekistan Jelaskan Upaya Diplomasi dan Jaringan Strategis Indonesia-Uzbekistan
Next Article MBC Bekam Center: Menghidupkan Sunnah dan Menjaga Kesehatan di Tengah Masyarakat
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

13 Tahun Bertumbuh, Edu Global School Rayakan Perjalanan Lewat EGSVERSARY
Pendidikan 22 April, 2026
Di Balik Gemerlap Hallyu: Dosen University of Melbourne Ungkap Ketimpangan Sosial Lewat Bahasa di Kelas HI UMM
Pendidikan 22 April, 2026
STRONGER THAN LIMITS: Mengungkap Fakta Ilmiah Mencapai Tubuh Ideal di Tengah Tantangan Autoimun
News 22 April, 2026
Dari Demam K-Pop Hingga Investasi IKN: HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia-Korea Selatan
Pendidikan 13 April, 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

Di Balik Gemerlap Hallyu: Dosen University of Melbourne Ungkap Ketimpangan Sosial Lewat Bahasa di Kelas HI UMM

22 April, 2026
Pendidikan

Dari Demam K-Pop Hingga Investasi IKN: HI UMM Bedah Era Baru Kemitraan Strategis Indonesia-Korea Selatan

13 April, 2026
Malang

Ingatkan Hak-hak Reproduksi! Dosen Kedokteran UPN Veteran Jakarta Gelar Penyuluhan di LKSA Malang

21 Januari, 2026
Malang

Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata

8 Januari, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?