By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Berifakta.comBerifakta.com
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
      • Cirebon
      • Indramayu
      • Purwakarta
      • Bandung Raya
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Cari
Health
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
Entertainment
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Reading: Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
Share
Sign In
Notification Show More
Latest News
Joao Cancelo Selangkah Lagi Kembali ke Camp Nou
9 Januari, 2026
Bedah Dinamika Korea Selatan, Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata
8 Januari, 2026
Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
8 Januari, 2026
Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata
8 Januari, 2026
Akademisi HI UMM Bedah Tantangan Transisi Korea Selatan Menuju Masyarakat Multikultural
8 Januari, 2026
Aa
Berifakta.comBerifakta.com
Aa
  • News
  • Regional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Kolom
  • Job Vacancy
Cari
  • News
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pemerintah
    • Internasional
  • Regional
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Timur
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
  • Olahraga
    • Bola
    • Bulutangkis
  • Hiburan
    • Film
    • Musik
    • Seleb
  • Lifestyle
    • Health
    • Trends
  • Kolom
    • Opini
    • Khazanah
  • Job Vacancy
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan
© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.
Berifakta.com > News > Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
News

Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural

Redaksi
Redaksi 8 Januari, 2026
Share
2 Min Read

MALANG, Berifakta.com – Pengembangan pedesaan yang inklusif melalui gerakan Saemaul Undong dan peran krusial komunitas multikultural menjadi topik utama dalam kelas internasional bertajuk “Saemaul Undong and Multicultural Communities: Building Inclusive Rural Development in South Korea”. Penyelenggaraan agenda akademis ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Program Studi Hubungan Internasional (HI) UMM dengan Academy of Korean Studies, yang didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea (AKS-2023-INC-2230009).

Dalam pemaparannya, Shannaz Mutiara Deniar, M.A., menjelaskan bahwa Saemaul Undong adalah gerakan pembaharuan desa yang diperkenalkan oleh Presiden Park Chung-hee pada awal tahun 1970-an. Gerakan ini lahir sebagai respon atas kesenjangan ekonomi yang lebar antara wilayah perkotaan yang melaju pesat dan pedesaan yang tertinggal. Shannaz menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini tidak lepas dari tiga nilai fundamental yang ditanamkan kepada masyarakat, yaitu kerja keras (diligence), kemandirian (self-help), dan kerjasama (cooperation).

Lebih lanjut, Shannaz menguraikan bahwa pada masa awalnya, fokus utama Saemaul Undong adalah pembangunan infrastruktur fisik dasar dan perubahan mentalitas masyarakat untuk lepas dari kemiskinan pasca perang. Proyek-proyek tersebut meliputi perbaikan atap rumah, sistem irigasi pertanian, hingga penyediaan akses air bersih. Namun, seiring dengan modernisasi dan industrialisasi, Korea Selatan menghadapi tantangan demografi baru berupa urbanisasi massal yang menyebabkan desa-desa kekurangan penduduk usia produktif.

Kekosongan populasi di pedesaan ini kemudian perlahan diisi oleh kehadiran imigran dan keluarga multikultural melalui pernikahan internasional. Shannaz menyoroti bahwa Saemaul Undong kini telah berevolusi menjadi lebih inklusif untuk merangkul keberagaman tersebut. Gerakan ini tidak lagi hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga menyediakan program pelatihan bahasa, pertukaran budaya, serta melibatkan warga asing dalam kepemimpinan komunitas untuk menjembatani perbedaan budaya dan memperkuat integrasi sosial.

Menutup sesi kelas, Shannaz menegaskan bahwa Saemaul Undong telah mendapatkan pengakuan global, termasuk dari UNESCO, sebagai model pembangunan pedesaan yang efektif. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan pendekatan yang merangkul keberagaman, nilai-nilai gotong royong ala Korea ini diharapkan dapat terus relevan dan menjadi inspirasi bagi negara-negara berkembang lainnya dalam membangun desa yang mandiri dan inklusif. (*)

Redaksi 8 Januari, 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Share
Previous Article Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata
Next Article Bedah Dinamika Korea Selatan, Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

235.3k Followers Like
69.1k Followers Follow
11.6k Followers Pin
56.4k Followers Follow
136k Subscribers Subscribe
4.4k Followers Follow

Berita Lainnya

Joao Cancelo Selangkah Lagi Kembali ke Camp Nou
Bola Olahraga 9 Januari, 2026
Bedah Dinamika Korea Selatan, Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata
News 8 Januari, 2026
Belajar Pembangunan Desa dari Korea Selatan, Dosen HI UMM Tekankan Peran Komunitas Multikultural
News 8 Januari, 2026
Bedah Dinamika Korea Selatan: Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata
Malang 8 Januari, 2026

Berita Lainnya

News

Bedah Dinamika Korea Selatan, Dosen HI UMM Soroti Isu Migrasi, Gaji Tinggi, hingga Potensi Wisata

8 Januari, 2026
News

Akademisi HI UMM Bedah Tantangan Transisi Korea Selatan Menuju Masyarakat Multikultural

8 Januari, 2026
News

Belajar Mitigasi Bencana dari Jepang, Prof. Nishi Yoshimi Tekankan Peran Budaya dan Komunitas

8 Januari, 2026
News

Hutan Wakaf sebagai Ruang Harmoni Multikultural dan Ketahanan Iklim

8 Januari, 2026
Show More
Berifakta.comBerifakta.com
Follow US

© 2022 berifakta.com - All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Tulisan

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?